Suara.com - Nasib nahas menimpa Widya Rahmawati (21), lantaran mata kirinya terkena pahat besi saat menagih utang kepada adik iparnya sendiri, di Gang Langgar, Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat, pada Kamis (21/9/2023) lalu.
Kapolsek Gambir, Kompol Mugia Yarry mengatakan, peristiwa penganiayaan ini bermula ketika Widya, ikut bersama suaminya bernama Ade Tirta, menagih utang kepada adik iparnya, M Syukron. Diketahui, istri dari M Syukron, Indah merupakan adik dari Ade Tirta.
“Awalnya gara-gara mau menagih utang. Saat ditagih, terjadi keributan antara Syukron dan Ade,” kata Mugia, saat dikonfirmasi Senin (25/9/2023).
Saat keributan tersebut, pelaku kemudian mengambil alat pahat kayu yang terbuat dati besi untuk menusuk Ade.
Tusukan tersebut membuat Ade terluka di bagian dada sebelah kanan dan punggung bawah kanan.
Tak puas sekali melukai Ade, Syukron kemudian kembali mengayunkan pahat ke arah Ade. Namun kali itu Ade menghindar dan mengenai Widya, yang saat itu berada di belakang Ade.
“Kemudian pada saat melakukan penusukan kembali, mengenai mata korban Widya yang berada dibelakang Ade Tirta,” ungkapnya.
Mugia melanjutkan, usai peristiwa korban langsung mendatangi Mapolsek Gambir untuk membuat laporan. Namun, saat tim menyambangi rumah Ade, pelaku telah melarikan diri.
“Pada saat tim buser mendatangi lokasi pelaku telah melarikan diri,” katanya.
Baca Juga: Tergeletak di Pinggir Jalan, Gadis di Bogor Alami Penganiayaan Berat Sebelum Meninggal Dunia
Hingga saat ini kedua korban masih dalam perawatan di Rumah Sakit Tarakan akibat luka yang dialaminya.
Berita Terkait
-
Tergeletak di Pinggir Jalan, Gadis di Bogor Alami Penganiayaan Berat Sebelum Meninggal Dunia
-
Bukan Begal, Viral Pria Ditangkap Di Ancol Ternyata Pelaku Pengeroyokan
-
Bacok Masyarakat, Sembilan Orang Geng Motor Diamankan Polsek Kartasura Polres Sukoharjo
-
Ayu Aulia Diduga Aniaya Tunangan, Gege Fransiska: Ini Cewe Trouble Maker!
-
Mario Dandy Resmi Ajukan Banding Lawan Vonis 12 Tahun Penjara dalam Kasus Penganiayaan David Ozora
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup