Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi disebut-sebut tengah berupaya membangun dinasti politik melalui anak-anaknya. Hal ini muncul usai Gibran Rakabuming Raka diisukan akan mendaftar sebagai bakal calon wakil presiden (bacawapres) 2024.
Adapun saat ini, Gibran pun menjabat sebagai Wali Kota Solo. Dinasti politik itu juga dibangun usai menantunya, Bobby Nasution terpilih menjadi Wali Kota Medan. Terbaru, putra bungsunya, Kaesang Pangarep yang resmi menjabat Ketua Umum PSI.
Padahal diketahui bahwa Kaesang baru saja terjun di dunia politik, namun ia sudah diangkat menjadi pemimpin partai. Dinasti politik yang disebut tengah dibentuk Jokowi turut menuai atensi publik. Tak terkecuali total harta kekayaan para anggotanya.
Total Harta Kekayaan Keluarga Jokowi
Dimulai dari Jokowi yang mempunyai kekayaan sebesar Rp 82,3 miliar pada periode 2022. Aset pertama yang ia miliki adalah tanah dan bangunan senilai Rp 66,4 miliar. Ini tersebar di kota/kabupaten Solo, Sragen, Sukoharjo, serta Karanganyar.
Ada juga 8 kendaraan Jokowi senilai Rp 432 juta. Aset ini terdiri dari Suzuki Pick Up Rp10 juta, dua Isuzu Truck Rp70 juta, Yamaha Vega Rp2 juta, dua Mercedes Benz Rp185 juta, Nissan Grand Livina Minibus Rp65 juta, dan Nissan Juke Minibus Rp 100 juta.
Jokowi juga melaporkan harta bergerak lainnya sebesar Rp 356,95 juta serta kas dan setara kas Rp 15,3 miliar. Orang nomor satu di Indonesia itu pun tidak tercatat memiliki surat berharga maupun utang, sehingga total hartanya mencapai Rp 82,3 miliar.
Putra sulung Jokowi yang kini menjabat Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, memiliki harta sebesar Rp 26 miliar. Kekayaan ini terdiri dari aset tanah dan bangunan senilai Rp17,3 miliar yang tersebar di kota/kabupaten Solo hingga Sragen.
Lalu, ada pula kendaraan yang nilainya mencapai Rp332 juta. Aset ini terdiri dari motor Honda Scoopy Rp 7 juta, Honda Cb-125 Rp 5 juta, dan yang paling mahal Royal Enfield R p40 juta. Ayah dari Jan Ethes itu juga mempunyai empat buah mobil.
Baca Juga: Sebut PSI Belum Secara Resmi Dukung Prabowo, Airlangga: Tapi Secara Teknis...
Pertama, ia memiliki dua mobil Toyota Avansa yang totalnya mencapai Rp 150 juta. Tak hanya itu, ada pula Isuzu Panther senilai Rp 70 juta dan Daihatsu Grand Max Rp60 juta. Gibran juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya sebesar Rp 260 juta.
Kemudian, kas dan setara kas senilai Rp 3,1 miliar serta harta lainnya Rp 5,5 miliar. Selain itu, Gibran Rakabuming Raka memiliki utang sebesar Rp 551,8 juta. Dengan begitu, kekayaannya untuk periode 2022 sebagai pemimpin Kota Solo mencapai Rp 26 miliar.
Selanjutnya, ada menantu Jokowi, yakni Bobby Nasution yang sejak 2021 menjabat Wali Kota Medan. Menilik dari laman LHKPN-nya, ia memiliki harta sebesar Rp 55,9 miliar. Adapun aset terbesarnya berupa tanah dan bangunan senilai Rp 40,3 miliar.
Ia juga memiliki kendaraan sebesar Rp 12,6 miliar. Aset ini terdiri dari mobil Toyota Kijang Innova Rp 280 juta, Mitsubishi Lancer Rp 160 juta, Honda Accord Rp 680 juta, Nissan Juke Rp 120 juta, serta motor Yamaha Z8D Mio Rp 5 juta dan Suzuki ST100 Rp 15 juta.
Selain itu, ada pula surat berharga senilai Rp 10,5 miliar serta kas dan setara kas Rp 8,1 miliar dalam LHKPN milik Bobby Nasution. Kemudian, suami dari Kahiyang Ayu ini juga memiliki utang yang dilaporkan tercatat sebesar Rp 4,32 miliar.
Mengutip berbagai sumber, Kaesang diperkirakan memiliki harta sebesar Rp 92,2 miliar. Kekayaan ini diperoleh usai ia membeli 8 persen saham PT Panca Mitra Multiperdana. Selain itu, sumber penghasilannya juga berasal dari kepemilikan saham Persis Solo.
Sebelum menjadi Ketum PSI, Kaesang juga aktif berbisnis hingga namanya masuk ke dalam 40 daftar Tokoh Muda Berpengaruh di Indonesia versi Fortune 2023. Adapun bisnis yang ia jalankan itu mayoritas berada pada sektor makanan dan minuman.
Bisnis milik Kaesang itu antara lain Sang Pisang, Mangkok Ku, Ternak Kopi, Siap Mas, Chili Pari, Markobar, dan Goola. Tak cukup sampai disitu, putra bungsu Jokowi ini juga memiliki usaha ternak lele yang tersebar di seluruh kota-kota besar Indonesia.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Sebut PSI Belum Secara Resmi Dukung Prabowo, Airlangga: Tapi Secara Teknis...
-
Adu Hebat Giring vs Kaesang, Siapa Paling Mumpuni di Dunia Politik?
-
Kaesang Pangarep Sebut Jokowi Capek Ngurus Cucu Ngeyel
-
Kecerdikan PSI Manfaatkan Kepolosan Kaesang Demi Kepentingan Politik
-
Kaesang Jadi Ketum, PSI Kota Bekasi Pede Usung Kader Jadi Wali Kota di Pilkada 2024
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil
-
Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?
-
Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar
-
Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni
-
Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik