Selain berdakwah, Ustaz Das'ad juga kini terdaftar sebagai dosen dengan status sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di berbagai kampus, seperti Universitas Hasanuddin, Universitas Islam Makassar, dan universitas swasta lainnya.
Ustaz Das'ad kini juga menyandang gelar sebagai doktor, setelah lulus dari Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM) dan Universitas Islam Islam Makassar.
Cara Das'ad mendakwah dengan materi ringan, serta pembawaannya yang komunikatif, membuat dirinya sering diundang untuk mengisi acara-acara ceramah di berbagai televisi dan radio.
Selain itu, sosoknya juga merupakan CEO dari biro perjalanan haji dan umroh, PT Gelora Indah Pradana.
Pada awal tahun 2023 lalu, Das'ad pernah dilarikan ke rumah sakit di Singapura karena diduga menderita penyakit serius. Beruntung ia berhasil pulih dalam beberapa waktu setelahnya.
Kini, Ustaz Das'ad kembali aktif menyiarkan dakwah. Ia juga masuk menjadi salah satu pengisi acara dakwah di stasiun televisi Metro TV.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Biodata dan Agama Sujiwo Tejo: Kena Skakmat Ustaz Das'ad Latif Soal Nikah Beda Agama
-
Detik-detik Sujiwo Tejo Diam Disekakmat Ustaz Das'ad Latif soal Nikah Beda Agama
-
Komentar Sujiwo Tejo soal Prabowo Subianto di Bursa Capres: Satu-satunya Gak Plastik!
-
Viral Sujiwo Tejo Ngamuk Usir Penonton, Dikritik Netizen: Anda Sering Bicara Adab, Tapi Marahi Orang di Depan Umum
-
Dihadapan Anak Presiden, Sujiwo Tejo dan Nasirun Deklarasi Capres Alternatif
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan