Suara.com - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo hilang kontak usai disebut menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan). Begitu namanya jadi perbincangan, muncul sejumlah video yang memperlihatkan Syahrul tengah menjalani kunjungan kerjanya di Eropa.
Seperti yang diunggah oleh pemilik akun TikTok @abisajacukup pada Kamis (4/10/2023).
Ia mengunggah beberapa video ketika Syahrul sedang berada Eropa. Seperti misalnya satu video yang diunggah pada Jumat (29/9/2023).
Video berdurasi 48 detik itu memperlihatkan suasana di dalam bus yang sedang berjalan. Dalam video dituliskan Mentan Syahrul tengah melakukan kunjungan kerja ke sebuah Greenhouse di Almeria, Spanyol.
Terdengar suara wanita yang diduga kuat sebagai pemandu perjalanan sedang menjelaskan sejarah dari pembangunan Greenhouse tersebut.
Kemudian, perekam video terlihat mengarahkan kameranya ke arah depan bus dan ke bagian penumpang.
Ia juga memperlihatkan sosok Mentan Syahrul yang duduk di area depan bus. Meski direkam dari belakang, namun masih terlihat Syahrul tampak sibuk menatap ponsel yang sedang digenggamnya.
Hilang Kontak
Mentan Syahrul seharusnya tiba di Tanah Air sejak 1 Oktober 2023 selepas melakukan sejumlah kunjungan kerjanya di Eropa. Bahkan surat penggunaan ruangan VIP Bandara Soekarno Hatta untuk Mentan Syahrul sempat beredar luas.
Baca Juga: Mahfud MD: KPK Tetapkan 2 Tersangka Kasus Korupsi di Kementan
Namun, hingga saat ini, Syahrul disebut belum juga tiba di Indonesia.
Syahrul mendadak hilang setelah disebut menjadi tersangka. Bahkan, rumah dinasnya di Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan juga sudah digeledah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu.
Dari hasil penggeledahan, penyidik KPK mengamankan sejumlah uang, dokumen, hingga 12 pucuk senjata api.
Saat dikonfirmasi, Partai Nasional Demokrat (NasDem) mengklaim Syahrul akan pulang pada Kamis (5/10/2023) sesuai dengan perintah ketua umum, Surya Paloh.
"Disangka hilang tuh kan lost contact. Maklum lah, orang kalau sudah tua, kena prostat, boro-boro mikirin telepon. Ya, akhirnya nggak bisa komunikasi," kata Bendahara Umum Partai NasDem, Ahmad Sahroni saat dikonfirmasi.
Namun, Sahroni mengaku tidak tahu di mana Syahrul menjalani pengobatannya.
"Saya nggak tau dirawat di mana, cuma dapat informasi saja karena prostatnya masalah akhirnya dia nggak pegang komunikasi," terangnya.
Berita Terkait
-
Jokowi Bantah Mentan SYL Hilang di Eropa: Beliau Memang Belum Pulang ke Indonesia
-
Kini Mentan SYL Mendadak Raib, Ngakunya Punya Harta Rp20 M tapi Ada Duit Rp30 M di Rumah Dinas
-
Mentan SYL Tinggalkan Indonesia Pakai Paspor Diplomatik, Kemenkumham: Tak Ada Permintaan Cegah dari KPK
-
Karier Harvick Husnul Qolbi, Atasannya Kesandung Korupsi, Kader NU Kini Jadi Mentan Pengganti SYL
-
Hilang Kabar Sejak 1 Oktober 2023, Mentan Syahrul Langsung Masuk DPO?
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya