Suara.com - Perjalanan dakwah ustaz Arrazy Hasyim alias Buya Arrazy seakan-akan tak pernah lepas dari kontroversi.
Bahkan baru-baru ini, daftar kontroversi Buya Arrazy makin panjang usai dirinya dicecar dan mendapat kritik pedas dari seorang aktivis Palestina, Abdillah Onim atau Bang Onim.
Bang Onim mengkritik Arrazy habis-habisan gegara melontarkan pendapat soal Palestina yang dituding keliru.
Ternyata beberapa waktu yang lalu, Arrazy sempat menerima kritikan yang sama dari aktivis lain yakni Husein Gaza.
Lantas, seberapa panjang daftar kontroversi Buya Arrazy? Berikut sekelumit kontroversi yang pernah dituai oleh mubaligh asal Sumatera Barat ini.
Singgung soal nama ruh
Pendiri lembaga keagamaan Ribath Nouraniyah Hasyimiyah ini pernah menyebut bahwa setiap orang memiliki nama ruh yang diberikan langsung oleh Allah.
Menurut Arrazy, seseorang dapat mengetahui nama ruhnya ketika bertemu dengan al-ghauts, seorang wali Allah keturunan Nabi Muhammad.
Arrazy bahkan sampai mengklaim bahwa dirinya sempat bertemu dengan al-ghauts. Ia turut menjelaskan bahwa orang-orang di Ribath Nouraniyah beberapa di antaranya juga pernah bertemu dengan al-ghauts.
Baca Juga: Adu Gaya Bella Hadid dan May Tager, Model Israel yang Jadi Pengganti Kampanye Brand Dior
Pernah bilang laki-laki boleh nikah dengan 50 perempuan di hari kiamat
Kontroversi Arrazy Hasyim lainnya terjadi kala ia menceritakan bagaimana kondisi di hari kiamat nanti.
Ia menjelaskan bahwa jumlah perempuan yang lebih banyak dari laki-laki. Ia sontak lalu menegaskan bahwa laki-laki pada akhirnya boleh menikahi 50 perempuan di hari kiamat.
Namun, ia akhirnya menegaskan dirinya salah memahami hadis yang ia sampaikan terkait hari kiamat, sebagaimana yang ia sampaikan melalui unggahan YouTube Ribath Nouraniyyah Hasyimiyyah, Maret 2022 lalu.
Banjir kritik dari para aktivis Gaza
Ustaz Arrazy Hasyim kerap berpendapat soal konflik Palestina vs Israel. Adapun kala berpendapat, ia kerap membahas soal salah satu partai sekaligus kelompok militan di Palestina yakni Hamas dan Fatah.
Berita Terkait
-
Anies Baswedan: Indonesia Tak Bakal Mampu Selesaikan Konflik Israel-Palestina, Tapi...
-
Profil May Tager, Model Israel Gantikan Bella Hadid Jadi Ambassador Dior
-
Profil Bang Onim, Relawan Indonesia di Gaza Semprot Buya Arrazy Soal Isu Palestina-Israel
-
Adu Gaya Bella Hadid dan May Tager, Model Israel yang Jadi Pengganti Kampanye Brand Dior
-
Motor Langka Omesh untuk Palestina Sudah Laku Terjual, Dibeli Rp300 Juta Seorang Dokter di Bali
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?
-
Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak
-
Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen
-
Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan
-
Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia
-
Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam
-
Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret
-
Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi
-
Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!
-
Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa