Suara.com - Motor langka kepunyaan Ananda Omesh akhirnya resmi terjual seharga Rp300 juta oleh seorang dokter dari Bali.
Hal tersebut diungkap Omesh melalui unggahan foto di Instagram pribadinya. Dia pun memastikan harga jual motor bakal disumbangkan untuk rakyat Palestina.
"Setelah proses verifikasi, hasil lelang dengan penawaran tertinggi di angka Rp. 300.000.000 atas nama @kautsarnoviar dan kita sudah saling kontak untuk memastikan dan nantinya menentukan lewat mana bantuan ini akan disalurkan," tulis Omesh di Instagram pribadinya.
Menurut Omesh pembeli motor tersebut identitasnya tidak mau diungkap.
"Mas @kautsarnoviar merupakan perwakilan dari penawar aslinya yang tidak ingin diungkap identitasnya sebagai bentuk ikhtiar untuk memberikan bantuan bagi saudara-saudari kita di Palestina," sambungnya.
"Beliau seorang dokter berdomisili di Bali, InsyaAllah jika ada kesempatan kami akan bertemu langsung dan akan saya update proses-proses selanjutnya kepada teman-teman semua," sambung Omesh.
Di akhir tulisan Omesh hanya bisa mengucapkan rasa terima kasihnya yang tak terhingga kepada orang-orang yang telah membantu melelang motor langka yang hanya ada 40 unit di Indonesia.
"Terimakasih banyak mas @kautsarnoviar dan dokter yang tidak ingin disebutkan namanya, insyaAllah amanahnya akan saya salurkan dan semoga Allah membalas semua kebaikan kalian," tutup Omesh.
Seperti diketahui Ananda Omesh mengumumkan melelang motor langka miliknya, yang hanya ada 40 unit di Indonesia.
Baca Juga: Omesh Lelang Royal Enfield Calssic 500 Pegasus Demi Palestina, Ada yang Tawar Sampai Rp 320 Juta
Rencananya hasil dari lelang itu nantinya bakal disalurkan 100 persen untuk membantu warga Palestina yang saat ini sedang digempur oleh Israel.
Ananda Omesh membuka harga lelang dengan nilai yang sama seperti saat ia membeli motor tersebut. Yaitu dengan harga Rp 109,9 juta. Namun sehari lelang dibuka, motor tersebut sudah mendapat tawaran tertinggi Rp215 juta.
Berita Terkait
-
Laporan dari Davos: Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Trump Demi Palestina Merdeka
-
Review Film The Voice of Hind Rajab: Klaustrofobia Emosi di Ruang Panggilan
-
Bukan Pengganti PBB, Board of Peace Jadi Strategi Indonesia Dukung Kemerdekaan Palestina
-
Bantah Tudingan Pro-Zionis, Gus Yahya Beberkan Fakta Pertemuan dengan Netanyahu
-
Gelaran Reuni Akbar 212 di Monas
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Lula Lahfah Mimpi Bertemu Laura Anna sebelum Meninggal, Firasat?
-
Curhatan Lama Lula Lahfah Viral Lagi, Sering Keluhkan Penyakit sejak 2020 hingga Takut Meninggal
-
Judulnya Provokatif, Makna Lagu Debut Bhella Cristy Ternyata tentang Pengkhianatan Cinta yang Dalam
-
Padi Reborn Rayakan 28 Tahun Perjalanan Musik Lewat Konser Spektakuler Dua Delapan
-
Diduga Sindir Lula Lahfah, Pendakwah Kadam Sidik Dituding Tak Berempati
-
Antusias Penonton Warnai Meet & Greet Film "Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?"
-
Produksi Tak Main-Main Film Kuyank, Risiko Kehilangan Miliaran Rupiah saat Syuting di Pedalaman
-
Apa Itu Whip Pink Gas yang Viral di Tengah Kabar Kematian Lula Lahfah?
-
Run Hide Fight: Gadis SMA Lawan Penembak Sekolah, Malam Ini di Trans TV
-
Tepis Isu Overdosis, Keluarga dan Polisi Beberkan Penyebab Kematian Lula Lahfah