Suara.com - Pengungsi Rohingya diklaim sudah mulai masuk ke wilayah Kenjeran, Surabaya. Informasi ini disebarkan melalui video yang diunggah oleh akun TikTok SATE SARAWAK ORIGINAL.
Akun TikTok ini mengunggah video segerombolan warga yang sedang berjalan di jalanan. Para warga tersebut diklaim sebagaipengungsi Rohingya yang baru saja tiba di wilayah Kenjeran.
"ROHINGYA MULAI MASUK KENJERAN SURABAYA," narasi yang ada di dalam video unggahan akun TikTok SATE SARAWAK ORIGINAL.
Lantas, benarkah klaim tersebut?
Penelusuran
Mengutip dari Turnbackhoaks -- jaringan Suara.com, klaim dalam video tersebut adalah tidak benar atau hoaks. Tayangan tersebut dipastikan bukan berisi kejadian pengungsi Rohingya yang masuk ke Surabaya.
Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, dapat diketahui jika akun TikTok tersebut mengambil cuplikan video dari pemberitaan mengenai aksi demo para pedagang kaki lima di Pantai Kenjeran, Surabaya
Video aslinya salah satunya bisa dilihat melalui kanal YouTube INews. Dijelaskan bahwa para warga tersebut merupakan pedagang kaki lima yang berada di Pantai Kenjeran, Surabaya.
Para pedangang kaki lima di Pantai Kenjeran itu sedang melakukan aksi demonstrasi karena tak terima dengan adanya penertiban yang dilakukan oleh Satpol PP setempat.
Simpulan
Dengan demikian, klaim pengungsi Rohingya mulai masuk ke wilayah Kenjeran, Surabaya adalah tidak benar atau hoaks.
Berita Terkait
-
Ramadhan Sananta Ungkap Alasan Utama Terima Pinangan Persebaya Surabaya
-
Bernardo Tavares Yakin Ramadhan Sananta Meledak Lagi Bersama Persebaya
-
Resmi Jadi Pemain Persebaya, Ramadhan Sananta: Halo Rek, Aku Wis Ijo!
-
Buka Mukernas GPdI 2026, Khofifah Ajak Perkuat Kolaborasi Bangun Generasi Berkarakter
-
Surabaya Masuk Peta Tur Asia Hillsong Worship 2026, Konser Digelar September
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua