Suara.com - Sebelum tertangkap di Thailand, pelaku penggelapan mobil senilai Rp 9,8 miliar milik artis Jessica Iskandar yakni Christopher Stefanus Budianto alias Steven ternyata sempat kabur ke Malaysia dan Singapura.
Hal itu diungkap Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri Irjen Krishna Murti. Kata dia, Steven sempat terindikasi berada di Malaysia dan Singapura.
Informasi ini merujuk data yang diterima dari interpol melalui Divhubinter Polri.
Menurut Krishna Murti Steven ditangkap di Thailand. Proses penangkapan dilakukan atas kerja sama dengan pihak kepolisian dan imigrasi negara tersebut.
"Kepolisian Thailand dan Imigrasi Thailand sangat kooperatif dan membantu kami dalam menangkap yang bersangkutan ini. Saat ini yang bersangkutan diamankan di Kepolisian Thailand," kata Krishna kepada wartawan termasuk Suara.com, Selasa (21/11/2023).
Kasus penipuan dan penggelapan mobil Jessica Iskandar ini diketahui berawal dari adanya kerja sama bisnis rental mobil antara sang artis dengan Steven.
Dalam perjalanan bisnis tersebut, istri Vincent Verhaag ini merasa ditipu dengan kerugian 11 mobil mewah yang digelapkan senilai Rp 9,8 miliar.
Atas hal itu Jessica Iskandar melaporkan Steven ke Polda Metro Jaya pada 15 Juni 2022. Sampai pada akhirnya Steven ditetapkan tersangka pada 24 Februari 2023 dengan jeratan Pasal 378 dan atau 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan.
Baca Juga: BREAKING NEWS! Pelaku Penggelapan Mobil Rp 9,8 M Milik Jessica Iskandar Ditangkap Di Thailand
Berita Terkait
-
BREAKING NEWS! Pelaku Penggelapan Mobil Rp 9,8 M Milik Jessica Iskandar Ditangkap Di Thailand
-
7 Artis Melahirkan Tanpa Suami, Ada yang Iri dengan Aurel Hermansyah
-
Tersangka Penipuan yang Gelapkan Mobil Jessica Iskandar Ditangkap di Luar Negeri Sempat Diburu Interpol
-
Kepada Jessica Iskandar, Maia Estianty Berbagi Rahasia Cara Berhasil Diet
-
Pengacara Steven Ungkap Kejanggalan dalam Kasus Penggelapan Mobil Jessica Iskandar
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Usulan KSPI THR H-21 Ditolak! Ini Kata Menaker Soal Batas Waktu Pembayaran THR Idulfitri 2026
-
DPR Desak Pemerintah Sanksi Perusahaan Pelanggar THR: Jangan Jadi Pola Menahun
-
BEM SI Kritik Keras Polri, Soroti Dugaan Pembunuhan Arianto Tawwakal di Tual
-
Wajib Tutup Selama Ramadan? Ini Daftar Tempat Hiburan Malam di Jaksel yang Disegel Pemprov DKI
-
Said Didu Bongkar Sisi Lain Hambalang: Beda Kelas Pengusaha Industri vs Pengeruk Kekayaan Alam
-
Tak Hanya Dipecat, Bripda Masias Kini Hadapi Proses Pidana, Berkas Sudah Dilimpahkan ke Jaksa!
-
Menaker: THR 2026 Masih Mengacu pada Regulasi Lama, Batas Pembayaran H-7 Lebaran
-
Menpan RB: Rekrutmen CPNS 2026 Masih Disiapkan, Fresh Graduate Jadi Perhatian
-
Digugat 21 Guru Besar, MKMK Siap Putuskan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim MK Adies Kadir Pekan Ini
-
Geger Kabar Ratusan Pekerja Mie Sedaap Kena PHK, Menaker: Kita Monitor