Suara.com - Farid Zanzabil Al-Ayubi, Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi Relawan Medical Emergency Rescue Committee atau MER-C di Gaza tiba di Jakarta, Rabu (13/12/2023) hari ini.
Ketua Presidium MER-C Sarbini Abdul Murad mengungkapkan, Farid hampir selama empat tahun berada di Gaza.
Sejak Februari 2020 lalu tepatnya, dia berangkat ke Gaza untuk kuliah sekaligus merangkap sebagai relawan MER-C di Rumah Sakit Indonesia atau RSI.
"Beliau ini orang yang juga mengalami dan merasakan betapa sadisnya Israel," kata Sarbini di Kantor MER-C, Jakarta Pusat, Rabu (13/12/2023).
Sekitar pukul 00.00 WIB tadi, Farid tiba di Bandara Soekarno Hatta usai memulai keberangkatan dari Bandara Kairo, Mesir sejak Selasa (12/12/2023) kemarin. Perjalanan dari Bandara Kairo ke Soekarno Hatta ditempuh selama 11 jam.
Farid merupakan satu dari tiga WNI yang sempat menolak dievakuasi pemerintah Indonesia saat serangan Israel di Gaza gencar terjadi.
Ketika Rumah Sakit Indonesia di Gaza berhenti beroperasi pada November 2023, dia baru kemudian mengikuti gelombang evakuasi ke Gaza selatan.
Dalam proses evakuasi dari wilayah Gaza utara ke selatan, Farid mengaku sempat diperiksa pihak Israel.
"Di utara ke selatan itu sama mereka (Israel) diperiksa, ada check point di situ dan kita juga dicek semuanya. Alhamdulillah lolos," ungkap Farid.
Baca Juga: Ungkap Genosida Israel di Gaza, Fikri Relawan MER-C Indonesia: Banyak Korban yang Belum Dikuburkan
Menurut Farid proses evakuasi mengalami sedikit keterlambatan karena pihak Israel tidak segera memberikan izin. Sementara untuk dapat keluar dari Gaza diperlukan izin dari Mesir, Palestina dan Israel.
“Yang susahnya itu menunggu list nama yang mereka upload dari Rafah,” katanya.
Berita Terkait
-
Ungkap Genosida Israel di Gaza, Fikri Relawan MER-C Indonesia: Banyak Korban yang Belum Dikuburkan
-
Kondisi RS Indonesia di Gaza Terkini, Mayat Tergeletak, Ruang Operasi Porak Poranda, Bagaimana Kabar Relawan MER-C?
-
Mer-C Indonesia Buat Petisi Desak Pemerintah Lindungi RS Indonesia di Gaza, Situasi Makin Darurat
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan