Suara.com - Polda Metro Jaya memecat atau menjatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) terhadap 28 anggotanya di sepanjang tahun 2023. Angka tersebut diklaim mengalami penurunan jika dibandingkan tahun 2022 lalu.
Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto mengungkap hal tersebut dalam acara Rilis Akhir Tahun pada Kamis (28/12/2023). Dia menyebut pada tahun 2022 lalu jumlah anggota yang dipecat karena melakukan pelanggaran hingga terlibat kasus pidana mencapai 70 orang.
"Saya mendapat data terkait jumlah PTDH (pemberhentian tidak dengan hormat) anggota Polda Metro Jaya yang alhamdulillah mengalami penurunan dari 70 orang pada tahun 2022 menjadi 28 orang pada tahun 2023," kata Karyoto.
Sementara secara umum, kata Karyoto, total ada 497 anggota yang melakukan pelanggaran di tahun 2023. Jumlah pelanggaran yang dilakukan anggota ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.
"Selama tahun 2023 berdasarkan data dari Bidang Propam Polda Metro Jaya, terdapat 497 pelanggaran. Hal ini mengalami peningkatan sebesar 14 orang dibandingkan pelanggaran pada tahun 2022," katanya.
Karyoto merincikan 497 pelanggaran tersebut meliputi 145 pelanggaran disiplin, 331 pelanggaran kode etik, dan 21 pelanggaran tindak pidana.
Di sisi lain, Karyoto juga membeberkan sejumlah prestasi di bidang olahraga seperti Judo dan Taekwondo yang diperoleh anggota Polda Metro Jaya di sepanjang tahun 2023.
"Selama tahun 2023 personel Polda Metro Jaya telah meraih berbagai prestasi di bidang olahraga dalam beberapa kejuaraan. Adapun perolehan mendali dari kejuaraan tersebut adalah 68 mendali terdiri dari 29 emas, 17 perak, dan 32 perunggu," pungkasnya.
Baca Juga: Penyidik Tak Kunjung Tahan Firli Bahuri, Alasan Kapolda Metro: Perlu Taktik dan Strategi Tepat
Berita Terkait
-
Polda Metro Jaya Tetapkan 11 Pemeran Film Porno di Jaksel Jadi Tersangka, Siapa Saja Mereka?
-
Penyidik Tak Kunjung Tahan Firli Bahuri, Ini Kata Kapolda Metro
-
Meski Belum Ditahan, Polisi Siap Bidik Firli Bahuri Pakai Pasal TPPU
-
Penyidik Tak Kunjung Tahan Firli Bahuri, Alasan Kapolda Metro: Perlu Taktik dan Strategi Tepat
-
Tak Cuma Firli Bahuri, Polda Metro Juga Periksa 5 Saksi Lain, Siapa Mereka?
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Ada Fosil Dinosaurus 20 Meter!
-
Ulasan Novel Lara Rasa, Menata Ulang Masa Depan Sebelum Usia Tiga Puluh
-
Arsenal Gunakan Jalur Agen untuk Datangkan Bruno Guimaraes, Newcastle Mulai Gerah
-
Setara Institute Soroti Kasus Febrie Adriansyah, Desak Tim 9 Utamakan Supremasi Hukum
-
Cegah Konflik Keluarga! BRI Beri Cara Mudah Amankan Warisan untuk Anak dan Cucu
-
3 Klub Asing Tiba di Indonesia untuk Piala Presiden Elite 2026, Panitia Apresiasi Dukungan Imigrasi
-
Perkuat Ekonomi, Apa Itu Dana Bagi Hasil Tambang dan Kenapa Perlu Dievaluasi?
-
Duel Berdarah di Sampang: Tak Terima Ibu Dipacari Lansia, Anak Nekat Carok
-
Soroti Febrie Adriansyah Tanpa Rompi dan Borgol, Legislator Gerindra: Tak Ada yang Kebal Hukum
-
Bukan Sekadar Nostalgia, Timeless Project Live Ajak Generasi 2000-an Merayakan Perjalanan Hidup