Tindakan-tindakan seperti berjoget dan menggunakan kata-kata seperti 'senyumin aja', 'jogetin aja', serta membentuk hati dengan jari-jarinya, berhasil dilihat positif oleh masyarakat.
Hal ini yang membuat efek untuk elektabilitas Prabowo-Gibran. Hasil survei terbaru yang dirilis oleh Media Survei Nasional (Median) yang menyatakan bahwa elektabilitas pasangan Prabowo-Gibran pada bulan Desember masih kokoh diatas dengan 43,1 persen.
"Pasangan Prabowo-Gibran memperlebar jarak selisih dengan pasangan lain,” ungkap Peneiliti Senior Lembaga Survei Median Ade Irfan.
Elektabilitas mereka mengalami peningkatan jika dibandingkan bulan November yang hanya berada pada angka 37 persen.
Survei ini dilakukan antara tanggal 23 Desember hingga 1 Januari. Melibatkan 1.500 responden dengan margin of error sekitar 2,53 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Sampel responden dipilih secara acak menggunakan teknik multistage random sampling yang memperhatikan proporsi populasi dari berbagai provinsi dan gender.
Berita Terkait
-
Sebut Data Pertahanan Seperti Toko Kelontong, Ganjar Balas Ucapan Jokowi: Sengaja Tak Ditampilkan?
-
Jokowi Sebut Debat Capres Serang Personel, Jubir AMIN: yang Ditanyakan Anies Kebijakan Pertahanan
-
Spin Off Pilpres 2024, Romansa Alam Ganjar dan Eca Aura Alihkan Panasnya Pertarungan Sengit Para Capres
-
Bedanya Debat Capres 2024 dengan 2019, Netizen: Lebih Adem Prabowo vs Jokowi, Kesederhanaan Itu Terlihat
-
Prabowo Berbesar Hati Menerima Olok-olok: Saya Kembalikan ke Yang Mahakuasa
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?