Suara.com - Debat capres 2024 ketiga masih hangat dibicarakan hingga kini, pengamat bidang militer Connie Rahakundini Bakrie salah satunya menyoroti soal sosok Prabowo Subianto yang babak belur di momen tersebut.
Diketahui dalam debat capres 2024 ketiga, tema utama yang diusung sebagai materi yakni bidang pertahanan. Prabowo Subianto yang menjabat sebagai Menhan diprediksi mampu mengatasi dua kandidat capres lainnya mengingat ia sudah pengalaman 4 tahun menangani masalah pertahanan.
Tapi hal mengejutkan terjadi kala Prabowo Subianto justru dibuat tak berdaya menghadapi serangan sejak menit awal debat dimulai.
Connie mengamati, Prabowo Subianto sudah kalah sebelum bertempur.
Menurut pengamatannya saat debat capres, Prabowo terlihat tak siap saat masuk ke panggung debat.
Apalagi setelah itu ia langsung mendapat seragan darat dari Anies Baswedan.
"beliau dari mulai masuk itu terlihat tidak siap, mukanya terlihat beda. Beda dengan Ganjar yang terlihat keren dengan kostumnya top gun. Kayanya panggung itu dalam sekejap sudah dipegang ini," ungkapnya seperti dikutip dari channel Youtube Abraham Samad SPEAK UP, Kamis (11/1/2024).
"Yang saya ngga sangka itu kawan kita capres yang satunya itu ketika langsung menghantam di babak pertama. Saya kira Pak Prabowo itu hilang semua memorinya atau pemahamannya ketika emosinya melonjak. Kelihatan sekali briefingnya soal materi pertahanan ngga ada yang nyangkut gitu loh," lanjutnya.
Connie mengaku kaget bahkan merasa nyaris nangis lihat kondisi Prabowo kala di debat capres malam itu.
Baca Juga: Heboh Young Lex Sebut 'Orang Kiri' Bakal Pilih Ganjar-Mahfud, Netizen: Emang Sekiri Apa Lo Bang?
Ia melihat Prabowo seperti tak kuat menyimpan beban yang begitu berat.
"Saya itu sampe kaget, ada satu titik saya mau nangis lihatnya karena takut lihat beliau mau jatuh, karena liat mukanya getir ya, antara marah dan sedih karena ada beban. Saya kira saya aja yang rasakan ternyata ngga lho," ungkapnya.
Ia pun menyebut aura Prabowo begitu berbeda kala setelah acara debat capres terutama saat bertemu para relawan di acara internal justru terlihat semangat sekali.
"Beda sekali lhoh. Dibandingkan dengan acara setelahnya di acara internal dia beda sekali terlihat semangat sekali," katanya.
Prabowo sendiri memang jadi sorotan seusai debat capres 2024 ketiga.
Namanya menjadi yang paling buruk diantara kedua capres lainnya secara performa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Al-Qaqa Ibn Antar, Spiderman Yaman Tewas Mengenaskan di Kawah Hardah
-
Menlu Abbas Araghchi: Kesepakatan Damai AS - Iran Satu Paket dengan Israel - Lebanon
-
KPK Temukan Sederet Proyek Strategis Jakarta Tak Optimal, Ini Daftarnya
-
Iran Tegaskan Israel Terikat Kesepakatan Damai dengan AS, Soroti Penarikan Pasukan dari Lebanon
-
KPK Pelototi Proyek Strategis DKI Jakarta Senilai Rp 4,25 Triliun
-
Sasar Pekerja Billboard, Tukang Cat Duko di Salemba Diciduk usai Aksi Pemerasannya Viral
-
WNA Ribut dan Diseret di Terminal 3 Soetta! Polisi Sampai Panggil Penerjemah Mandarin untuk Mediasi
-
Bau Orba di Balik Polemik Surat Demo BEM UI, Polisi Sengaja Bungkam Kritik?
-
KPK Jadwalkan Pemeriksaan Saksi Kasus Fadia Arafiq, Pemkab Pekalongan Tegaskan Tak Ada Pengondisian
-
Tarif Transjabodetabek Mau Naik, Bos TJ Tetap Pertimbangkan Kantong Warga