Suara.com - Menkopolhukam Mahfud MD resmi maju di Pilpres 2024 sebagai calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Ganjar Pranowo.
Diketahui, 'Mahfud MD' bukanlah nama aslinya. Nama asli sosok akademisi sekaligus politisi ini yakni Mohammad Mahfud Mahmodin.
Sementara Kata 'MD' di namanya juga diketahui bukan pemberian dari lahir, melainkan julukan.
"MD itu singkatan dari inisial nama ayah saya," ungkap Mahfud MD dalam perbincangan di kanal YouTube Curhat Bang Denny Sumargo yang dilansir Suara.com, Kamis (11/1/2024).
Mahfud menceritakan, penggunakaan tambahan MD berawal sejak duduk di bangku SMP.
Baca Juga:
Bagi-bagi Voucher Internet di CFD Solo Berbuntut Panjang, Ganjar Pranowo Resmi Dilaporkan ke Bawaslu
Saat itu, ada 3 nama siswa yang bernama Mahfud dan membingungkan guru ketika diabsen. Oleh karena itu, guru SMP Mahfud memberikan nama belakang untuk ketiga siswa tersebut.
"Waktu saya sekolah di SMP itu, yang namanya Mahfud itu 3 orang. Dulu zaman saya sekolah itu kan diabsen satu-satu... (Diabsen) Mahfud yang ngacung 3 orang. Akhirnya guru itu (inisiatif) 'Kamu Mahfud A, Mahfud B (saya), Mahfud C'," ujar dia.
"Gak bagus ya kalau A, B, C kayak becak. Pake nama orang tua aja dong. Yang satu namanya Mahfud Musyafa, lalu saya Mahfud Mahmudin, lalu yang ketiga itu Mahfud Hasan Basri. Itu sebenanrya hanya untuk panggilan absen saja, untuk presensi kalau datang. Jam pertama itu kan biasanya (diabsen)," jelasnya.
Baca Juga:
Anies Baswedan Ucapkan Selamat HUT PDIP, Ganjar Langsung Respons Begini
Namun, calon wakil Presiden nomor urut 3 tersebut merasa nama Mahfud Mahmudin kurang bagus. Ia pun berinisiatif untuk menyingkat 'Mahmudin' menjadi 'MD'.
"Pak guru kok kurang keren ya Mahfud Mahmudin? Coba disingkat Mahmud MD. Sejak saat itu disingkat Mahfud MD. Sesudah saya keluar dari sekolah itu, gak pernah dicoret itu nama sampai seluruh ijAzah saya sampai SMP SK Keppres segala macem, tetep aja," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian