Suara.com - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia (DPW PSI) DKI Jakarta, Elva Farhi Qolbina angkat bicara soal masifnya baliho bergambar Kaesang Pangarep.
Pasalnya baliho bergambar Ketua Umum PSI tersebut banyak dipasang di berbagai sudut kota Jakarta.
Elva menyebut hal ini dilakukan demi mengenalkan sang putra bungsu Presiden Joko Widodo pada masyarakat.
Elva mengatakan, PSI merupakan partai kecil yang bahkan baru satu kali mengikuti Pemilu. Karena itu, langkah awal setelah adanya ketua umum baru adalah melakukan pengenalan ke masyarakat.
"Karena sebetulnya begitu mas Kaesang masuk punya tanggung jawab yang besar juga, kalau di-podcast-nya Mas Kaesang kan ketika di-roasting susah karena dimasukin partai kecil," ujar Elva kepada wartawan, Jumat (12/1/2024).
"Jadi harus meningkatkan elektablitasnya dulu fokus kepada dikenalnya PSI," jelasnya menambahkan.
Meski Kaesang tidak terlibat langsung dalam pemilu sebagai caleg, pihaknya tetap memasifkan pemasangan baliho.
"Sosok ketua umum dan ikon partai saat ini yaa beliau punya tanggung jawab besar untuk menaikkan elektablitas PSI," ucapnya.
Ia sendiri menilai cara ini cukup efektif karena belakangan usai Kaesang bergabung PSI dan balihonya dimasifkan, elektabilitas PSI terus mengalami peningkatan.
Baca Juga: Jokowi Absen di HUT PDIP, Partai Putra Presiden Bantu Jawab: Gak Usah Nyinyir
"Alhamdulillah paskah masuknya mas Kaesang survey PSI pelan-pelan merangkak naik," pungkasnya.
Baliho Bertebaran
Diberitakan sebelumnya, Baliho Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep terpantau bertebaran di Jakarta. Hal itu rupanya memicu kritikan pedas dari pegiat media sosial sekaligus loyalis Ganjar Pranowo, Jhon Sitorus.
Melalui akun X atau Twitter @Miduk17, Jhon Sitorus membagikan foto baliho anak bungsu Presiden Jokowi itu yang terpantau ada di sebelah lampu merah. Menurutnya, baliho Kaesang jauh lebih banyak ketimbang capres dari PDIP, Ganjar Pranowo.
Jhon Sitorus menjelaskan bahwa baliho Ganjar Pranowo jarang ditemukan di ibu kota Indonesia. Ia pun mengkritik baliho Kaesang dipasang sembarangan dan mengganggu keindahan sudut-sudut kota.
"Sangat jarang kita menemukan baliho Ganjar Pranowo di Jakarta. Tapi jangan tanya baliho sang anak bungsu, masih banyak bertebaran di mana-mana," sindir Jhon Sitorus dalam cuitannya pada Kamis (16/11/2023).
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam