Suara.com - Aksi Habib Bahar bin Smith mengangkat pedang bermata dua menyerupai pedang Zulfikar terekam kamera hingga videonya viral di media sosial. Video tersebut salah satunya diunggah akun Instagram @kabarnegri.
Dalam video terlihat Habib Bahar duduk di sebuah kursi sambil mengangkat pedang bermata dua tersebut. Di sisi lain terlihat beberapa orang yang diduga murid atau santrinya yang juga sedang memegang senjata tajam.
"Ponpes Habib Bahar bin Smith diserang preman," tulisnya.
Sementara dalam rekaman video tersebut terdengar Habib Bahar berteriak takbir.
"Mana, mau main-main? kita ajarin cara mainnya mereka. Tajul Alawiyyin ini, Allahuakbar,” teriak Habib Bahar.
Kuasa hukum Habib Bahar, Ichwan Tuankotta menyebut peristiwa ini terjadi di Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin Pabuaran, Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dia membantah narasi yang yang menyebut adanya penyerangan yang dilakukan sekelompok preman.
"Tidak benar, hanya salah paham saja dan sudah diselesaikan secara baik-baik," kata Ichwan saat dikonfirmasi, Senin (15/1/2024).
Kendati begitu, Ichwan enggan membeberkan apa latar belakang yang mengakibatkan terjadinya kesalahpahaman tersebut.
"Sudah diselesaikan masalahnya," katanya.
Baca Juga: Rekam Jejak Habib Bahar Smith, Resmi Nyatakan Dukung Anies-Cak Imin di Pilpres
Berita Terkait
-
Curhat Menantu Keras Kepala, Ibu Ini di Skak Mat Mamah Dedeh: Mertuanya Ngeyel, Sarua Gelona!
-
Rusuh di Papua Nugini, Jokowi dan Prabowo Malah Disalahkan, Netizen: Ketebak Pendukung Paslon Mana
-
Marshanda Kenang Video Viralnya Joget 13 Tahun Lalu Sebagai Bentuk Mengekspresikan Kekesalan
-
Rekam Jejak Habib Bahar Smith, Resmi Nyatakan Dukung Anies-Cak Imin di Pilpres
-
Nyatakan Dukungan Di Pilpres 2024, Habib Bahar Ingatkan Anies-Muhaimin Tak Berkhianat
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu
-
Bukan Sekadar Hujan Biasa! Ini Alasan Ilmiah BMKG Prediksi Curah Hujan Ekstrem Pekan Depan
-
Dialog dengan Wakil Presiden RI dan Kementerian Pariwisata, InJourney Paparkan Usulan Strategis
-
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto
-
Riza Patria Soroti Perjalanan Politik Prabowo dan Pesannya bagi Para Taipan