Suara.com - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka diduga merasa tersinggung karena banyak yang membicarakan kejelekannya. Hal itu disampaikan Gibran di akhir cuitannya tentang industri kreatif dan gim karya anak bangsa.
akun Twitter miliknya @gibran_tweet membuat theard soal gim. Theard itu dibuka Gibran dengan menyapa, 'hallo wir'.
Gibran menyebut bahwa pasar gim di Indonesia itu nilainya tidak main-main. Mengutip dari data Kemenparekraf, Gibran menyebut nilai pasar gim Indonesia mencapai angka Rp25 triliun di tahun 2022.
Baca Juga:
Babak Baru Kasus Korupsi LNG, KPK Segera Seret Eks Dirut Pertamina Karen ke Pengadilan
"Dengan angka ini bisa traktir nonton 80an juta orang di bioskop. tapi bukan weekend yaaa. Dari angka pasar itu, hanya 0.5% alias sekitar Rp12,5M yang dinikmati langsung pengembang lokal," tulis Gibran seperti dikutip, Kamis (18/1).
Tantangan terbesar di Indonesia saat ini, pasar gim dikuasai oleh asing. Padahal katanya, secara total ada 17 subsektor industri kreatif yang sumbang Rp 1300 T dan menyerap 22 tenaga kerja.
"Subsektor satu ini, berpotensi yang luar biasa besar, meski tantangannya hari ini pasar di tanah air masih didominasi produk asing," ungkap Gibran.
Baca Juga: Usai Iklan Videotron, Suporter Anies Hadirkan Truk Layar LED Keliling
Di theard-nya soal gim, Gibran kemudian menyebut gim favoritnya karya anak bangsa, yakni A Space for the Unbound.
"Saya nge-gim udah sejak lama.. Sering nyobain game lokal, jadi tahu potensi luar biasanya industri game tanah air.. Beberapa yang nempel banget seperti A Space for the Unbound yang IMO kualitasnya oke dan diapresiasi secara global. Kamu punya game lokal favorit apa?" tanya Gibran.
Nah sayangnya, di akhir cuitnya itu Gibran menyebut justru banyak yang rasan-rasan.
"udah ah segitu dulu ya. mohon maaf ya. jadi banyak yang rasan rasan karena sharing saya ini," tutup Gibran diakhir dengan emot tersenyum.
Untuk informasi, rasan-rasan merupakan istilah yang sempat dipopulerkan pedangdut asal Jawa Timur, Ochi Alvira beberapa waktu lalu. Ia pernah populerkan lagu berjudul 'Rasah Nyangkem 3
Lagu ini bahkan sempat viral sampai ke luar negeri. Lantas apa arti kata rasan-rasan? Menilik kbbi.web.id, rasan-rasan dapat diartikan menjadi tiga pengertian.
Berita Terkait
-
Usai Iklan Videotron, Suporter Anies Hadirkan Truk Layar LED Keliling
-
Survei Pilpres versi LSI Denny JA: Prabowo dan Ganjar Punya Kans Maju Putaran Kedua, AMIN Keok
-
Prabowo - Anies Akhirnya Salaman, TKN: Memang Keduanya Tak Ada Ketegangan
-
JK Sebut Anies Baswedan Miliki Empat Sifat Kepemimpinan Rasulullah
-
Momen Kocak Saat Ganjar Pranowo Bagi-bagi Coklat di Minimarket, Langsung Notice yang Pakai Kaos Prabowo-Gibran
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi
-
Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan
-
Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan
-
Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi