Suara.com - Eks politisi PSI yang saat ini bekerja sebagai staf khusus Menteri BUMN Erick Thohir, Tsamara Amany panen hujatan usai berikan pendapatnya soal penampilan Gibran Rakabuming Raka di debat cawapres kemarin malam.
Tsamara lewat akun Twitter miliknya @TsamaraDKI menuliskan mengapa Gibran dianggap tidak punya etika dan tidak sopan saat memberikan serangan kepada paslon Mahfud MD dan Muhaimin Iskandar.
"Kalau anak muda keras sedikit, dinilai tidak sopan. Kalau anak muda menyerang, dianggap tidak punya etika," tulis Tsamara seperti dikutip, Senin (22/1).
Baca Juga:
- Tak Hanya Jago Ngomong dan Main Game, Ternyata Alam Ganjar Bisa Breakdance
- Viral Emak-emak Susuri Jalan Pedesaan Pasang Spanduk AMIN Secara Swadaya
- Terkuak! Bawaslu Kota Bekasi Ungkap Pihak yang Turunkan Videotron Anies Baswedan
"Tapi kalau anak muda itu yang diserang? Semua menuntut agar ia diam, menerima, dan senyum saja. Baru ia dianggap santun. Adilkah?" sambungnya.
Meski tidak menyebut langsung nama Gibran, publik yang melihat cuitan Tsamara langsung menyebut bahwa ia terlalu ugal-ugalan membela cawapres nomor urut 2 tersebut.
"Emang itu gaya anak muda? Itu gaya tengil anak bos ngomong ke karyawan senior bapaknya yg sdh loyal & ngembangin perusahaan bapaknya dan bikin anaknya hidup nyaman," tulis salah satu netizen.
"mbak tsamara ini rasanya sering debat dan dulu saya suka lihat cara debatnya. tapi agak aneh kok agak terpeleset mendefinisikan. di debat yang beretika, Menyerang pun bisa sambil punya etika," sambung akun lainnya.
"Tsamaraaa Tsamaraaa... Ngaku anak muda tapi malah ngomel kek bocil ga dapet permen," timpal akun @uda***
Baca Juga: Gibran Diyakini Tak Asal Pilih, Jaket Naruto Ternyata Mengandung Pesan Dalam
Pada debat cawapres yang berlangsung kemarin malam, Gibran sempat sindir Mahfud MD ngambek kepada dirinya.
"Sepertinya Prof. Mahfud agak ngambek, ya. Soalnya saya sudah dua kali memberikan pertanyaan yang sulit. Carbon capture, green inflation, selalu dikomenin pernyataan receh," kata Gibran saat segmen kelima debat keempat Pilpres 2024.
Pernyataan itu ketika Gibran merespons pertanyaan Mahfud. Mulanya Mahfud bertanya kepada Gibran terkait dengan permasalahan impor bahan pangan yang pernah ditanyakan Prabowo Subianto kepada Joko Widodo saat debat capres dalam Pilpres 2019.
"Mas Gibran, saya menghormati Anda sebagai calon wakil presiden sehingga saya tidak akan bicara secara menjebak dan receh-receh," kata Mahfud sebelum masuk ke inti pertanyaan.
Mahfud melanjutkan, "Nanti dicek ya, bahwa itu pertanyaan Pak Prabowo kepada Pak Jokowi saat itu. Pak Jokowi bilang enggak akan mengimpor, tetapi sampai sekarang kita masih mengimpor banyak, masih mengimpor banyak, malah makin banyak mafianya impor mengimpor bahan pangan itu. Nah, itulah sebabnya, apa usulan Anda untuk menyelesaikan masalah 5 tahun lalu ini?"
Menjawab pertanyaan Mahfud, Gibran menduga bahwa pasangan dari Ganjar Pranowo itu merajuk karena selalu diberi pertanyaan sulit.
Berita Terkait
-
Gibran Diyakini Tak Asal Pilih, Jaket Naruto Ternyata Mengandung Pesan Dalam
-
Sentimen Netizen: Cak Imin Menang Debat, Gibran Kalah
-
Ini Dia Pidato Ikonik Jokowi Sebut Dunia Hadapi Thanos Yang Naskahnya Ditulis Tom Lembong
-
Aksi Gibran Rakabuming Saat Debat Cawapres Dicibir "Cringe" Oleh Warganet, Apa Sih Artinya?
-
Cak Imin Cuma Anggap Mahfud MD Sebagai Lawan Debat Semalam, Gibran Bagaimana?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah
-
Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
-
Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"
-
Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan
-
Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK
-
KPK Ungkap Orang yang Klaim Bisa Urus Kasus Bea Cukai Ada di Semarang