Suara.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Prawansa mengibaratkan Paslon Capres Cawapres Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka (Prabowo-Gibran) sebagai dua sahabat Nabi Muhammad SAW Abu Bakar ash-Shiddiq dan Ali bin Abi Thalib.
Khofifah memberikan pendapatnya saat ditanya wartawan soal pandangannya soal duet paslon 02 Prabowo-Gibran. "Bagaimana ibu Khofifah menilai duet dari Prabowo dan Gibran, tua muda seperti apa?," tanya awak media kepada Khofifah.
Khofifah kemudian menjawab dengan menyamakan Prabowo Gibran dengan dua sahabat Nabi Muhammad SAW yakni Abu Bakar dan Ali.
"Saya mencoba mengambil personifikasi maaf Rasulullah SAW. Ada sahabat yang menjadi sahabat Rasulullah yang senior itu sayyidina Abu Bakar ra, tapi ada yang milenial itu sayyidina Ali ra," katanya menjawab pertanyaan wartawan.
"Jadi komposisi antara yang senior dan yang junior, ada di Sayyidina Abu Bakar dan ada di Sayyidina Ali," ujar anggota Tim Kemenangan Nasional (TKN) Prabowo-Gibran.
Meski demikian, Khofifah menyebut dirinya mengibaratkan Prabowo-Gibran dengan Sayyidina Abu Bakar dan Sayyidina Ali bukan bermaksud menyetarakannya.
"Saya mohon maaf kalau saya menggunakan personifikasi seperti ini tidak dalam posisi bahwa ini setara dengan sahabat. Tapi dalam referensi kepemimpinan ada di lingkungan rasulullah pada saat itu ada senior ada yunior,"
Video pernyataan Khofifah yang menyebut Prabowo-Gibran seperti Abu Bakar dan Ali itu pun belakangan beredar di media sosial X (Dulu Twitter) yang salah satunya diunggah @AbdulRachimmks.
"Saya malu ada ketua muslimat NU berpendapat bahwa prabowo seperti Abu Bakar dan gibran seperti Ali," tulisnya melalui cuitannya.
Akun tersebut pun menjabarkan jika Abu Bakar tidak gila kekuasaan dan Ali sangat cerdas.
"padahal Abu Bakar itu gak gila kekuasaan dan Ali itu cerdas," jelasnya melalui cuitan akun X.
"asli, parah...! Kenapa Ibu Khafifah jadi seperti ini sekarang (emoji menangis 4x)," pungkas akun tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Pengamat Kuliti Pernyataan Presiden Boleh Kampanye Dan Memihak: Tegaskan Jokowi Dukung Prabowo-Gibran
-
Terakhir Anies, Tiga Capres Sudah Suwon ke Sultan HB X, Mengapa Tak Diterima di Keraton Kilen?
-
Pasang Badan Bela Gibran, Nikita Mirzani Pernah Buka-bukaan Soal Bayaran Dukung Prabowo, Berapa?
-
Habiburokhman: Presiden Boleh Dukung Capres Manapun
-
Hadiri Serah Terima Super Hercules Ke TNI AU, Jokowi-Prabowo Kompak Pake Topi Dan Jaket Bomber
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
Terkini
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Ulang Paulus Tannos, Buronan e-KTP yang Nekat Ganti Identitas
-
Indonesia Jadi Penjual Rokok Terbanyak ASEAN, Dokter Paru Ingatkan Dampak Serius Bagi Kesehatan
-
Polda Metro Jaya Klarifikasi Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Mens Rea Jumat Ini
-
Momen Pramono Tertawa Lepas di Rakornas, Terpikat Kelakar Prabowo Soal '2029 Terserah'
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Diprotes Warga Srengseng Sawah, Pemprov DKI Jakarta Siap Evaluasi Izin Party Station
-
Kembali Jadi Tersangka, Ini Daftar Hitam Kasus Hukum Habib Bahar bin Smith