Suara.com - Presiden Amerika Serikat Joe Biden pada Selasa (30/1/2024) menyatakan tidak akan memperluas konflik di Timur Tengah saat bersiap membalas serangan drone bunuh diri yang menewaskan tiga prajurit AS di Yordania pekan lalu.
"Saya pikir kita tidak perlu memperluas perang di Timur Tengah. Itu bukan yang saya inginkan," ujar Biden kepada wartawan di Gedung Putih ketika bersiap menuju dua acara kampanye di negara bagian Florida.
Serangan bunuh diri drone pada Minggu itu menewaskan tiga prajurit AS dan melukai setidaknya 34 lainnya di Tower 22, sebuah instalasi militer terpencil di Yordania dekat perbatasan Suriah dan Irak.
Sebuah kelompok milisi yang didukung Iran yang menamakan dirinya Perlawanan Islam di Irak telah mengaku bertanggung jawab.
Kelompok tersebut melakukan serangan drone dan rudal ke pasukan AS di wilayah itu selama berbulan-bulan di tengah serangan gencar Israel di wilayah kantung Gaza.
Korban jiwa pada Minggu tersebut menjadi yang pertama dari serangan itu. Sebagian besar lainnya dicegat atau mengakibatkan cedera ringan pada pasukan Amerika.
Pentagon menyebutkan korban tewas sebagai Sersan William Jerome Rivers, Spc. Kennedy Ladon Sanders dan Spc. Breonna Alexsondria Moffett, ketiganya tewas ketika drone bunuh diri menyerang unit perumahan mereka.
Pemerintahan Biden belum menentukan kelompok spesifik mana dalam organisasi yang lebih luas yang bertanggung jawab atas serangan hari Minggu itu, namun pihaknya terus melakukan penyelidikan.
Saat menjawab wartawan, Biden mengatakan bahwa Iran bertanggung jawab atas serangan drone mematikan "karena mereka memasok senjata kepada mereka yang melakukan serangan itu."
Baca Juga: Kesaksian Pria Diduga Tentara AS Heran Israel Tak Bisa Kalahkan Hamas: Mereka Seperti Melawan Hantu
Biden bertekad untuk membalas dan pada Selasa mengatakan dia telah memutuskan bagaimana akan membalas. Dia tidak menjelaskan secara spesifik dan jelas bentuk tindakan apa yang akan diambil AS. Gedung Putih menolak untuk mengesampingkan serangan terhadap Iran, dan mengatakan pihaknya tidak akan melakukan "pembalasan biasa".
Juru bicara Dewan Keamanan Nasional John Kirby mengatakan kepada wartawan bahwa "sangat mungkin" balasan AS tidak akan terbatas pada satu serangan dan dapat berlangsung dalam jangka waktu yang lama.
“Sangat mungkin bahwa apa yang akan Anda lihat adalah pendekatan berjenjang di sini, bukan hanya satu tindakan, namun berpotensi beberapa tindakan dalam jangka waktu tertentu,” kata Kirby di atas pesawat Air Force One. Dia menolak memberikan rincian.
Seorang pejabat AS yang tidak menyebutkan nama mengatakan kepada ABC News bahwa serangan balasan kemungkinan mengenai "beberapa target" dan akan dilakukan "selama beberapa hari."
“Ini akan menjadi sasaran yang sangat disengaja – serangan yang disengaja terhadap fasilitas yang memungkinkan terjadinya serangan ini,” kata pejabat tersebut.
Biden berbicara dengan keluarga tentara Amerika yang meninggal pada Selasa pagi dan “memastikan bahwa para keluarga tersebut tahu bahwa pengabdian dan pengorbanan mereka tidak hanya akan dihormati dan dihargai, namun mereka akan terus mendapatkan dukungan yang dibutuhkan.
Biden juga akan menghadiri pemulangan jenazah para prajurit pada Jumat dalam apa yang dikenal sebagai upacara “pemindahan yang bermartabat” di Pangkalan Angkatan Udara Dover di negara bagian asalnya, Delaware. (Sumber: Anadolu/Antara)
Berita Terkait
-
Ngeri! Jesus Casas Hampir Dipukuli usai Irak Tersingkir di Piala Asia 2023
-
Beri Kartu Merah Kontroversial ke Aymen Hussein, Wasit Irak vs Yordania Pernah Bertugas di Liga Indonesia
-
Hasil Piala Asia 2023: Irak Tersingkir Secara Dramatis, Yordania Tantang Tajikistan di Perempat Final
-
Momok Timnas Indonesia, Aymen Hussein Malah Jadi Biang Keladi Kekalahan Irak atas Yordania
-
Piala Asia 2023: Tercium Aroma Bau Tak Sedap dari 'Keajaiban' di Grup F
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia