Suara.com - Viral di media sosial yang memperlihatkan sebuah bus masuk jurang di wilayah Ciloto, Puncak Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Peristiwa bus tanpa penumpang masuk jurang tersebut terjadi pada Kamis (8/2/2024) pagi.
Informasi bus masuk jurang tanpa penumpang di Puncak tersebut viral usai diunggah akun instagram @bogordailynews.
Baca Juga:
Ahok Bongkar Dalang Pemenjaraan Dirinya, Benarkah Sosok Ini?
Menurut keterangan pada unggahan itu, kecelakaan tersebut terjadi ketika seorang supir bus berupaya menghindari sebuah motor yang menyalip di jalan.
"Kronologinya, supir tersebut membanting stir ke arah kanan untuk menghindari tabrakan yang tak terhindarkan, pada Kamis, 8 Februari 2024," tulis akun tersebut dikutip Suarabogor.
Keberuntungan menyertai, karena saat kejadian tidak ada penumpang dalam bus tersebut. Hanya terdapat supir dan dua kenek di dalamnya.
"Alhamdulillah, meskipun insiden ini mengakibatkan luka ringan, namun semua yang berada di dalam bus tersebut selamat," jelas keterangan pada akun tersebut.
Baca Juga: DPR Terima Aduan terkait Masifnya Pembangunan Tanpa Perhatikan Kearifan Lokal di Kawasan Puncak
Video itu sontak mendapatkan sorotan dari netizen.
"Bus-bus besar, truck harusnya udah gak boleh lewat puncak," tulis netizen.
"Padahal udah gaboleh lewat puncak bus besar," tulis netizen.
"Pasti yang nyalip motor plat B kabur terus ga tanggung jawab wkwkk udah kelakuan emang bocah plat B," tulis netizen.
Sementara itu, saat dihubungi wartawan Kepala Unit Gakkum Polres Cianjur, Inspektur Satu Hadi Kurniawan membenarkan peristiwa tersebut.
"Sewaktu menempuh jalan menurun menikung, kendaraan hilang kendali, out ke kanan kemudian menabrak besi pembatas hingga masuk ke jurang. Posisi bus terbalik," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan