Suara.com - Komika Pandji Pragiwaksono memberikan rapor merah atas pelaksanaan Pemilihan Umum atau Pemilu 2024 ini. Hal ini dikarenakan adanya 'cawe-cawe' politik yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dalam sebuah acara QnA, di mana Pandji ditanya bagaimana penilaian terhadap Pemilu tahun ini. Pandji awalnya ditanya apakah menyalurkan hak politik pada Pemilu kali ini.
"Nyoblos, saya datang ke TPS nyoblos, tapi saya tidak sebut dari nomor 1,2 dan 3 mana yang saya coblos," ujarnya dengan nada santai.
Barulah kemudian Pandji mengungkapkan memberikan rapor merah terhadap penyelenggaraan Pemilu. "Dari sisi kualitasnya, saya beri nilai 5 saja," ucap Pandji kemudian.
"Anggap aja nilainya merah," sambungnya kemudian.
Pandji pun kemudian diminta memilih pertanyaan untuk dirinya. Dia pun kemudian ditanya setelah memberikan nilai 5, apa politik yang paling menggelitik terjadi pada tahun ini.
Pandji deengan tegas mengungkapkan menyematkan nilai 5 karena adanya keterlibatan Jokowi dan para menterinya.
Penilaian Pandji ini pun mendapatkan reaksi dari bintang tamu yang hadir lainnya, diantaranya Effendi Ghazali yang berusaha meluruskan mengapa sosok komika Pandji menyematkan rapor merah Pemilu 2024.
Baca Juga: Jawaban Mahfud MD Dituding Tak Terima Prabowo-Gibran Menang Hingga Soal Pemakzulan Jokowi
Berita Terkait
-
Gagal Pertahankan Loyalitas Basis PDIP Jadi Penyebab Ganjar Tak Mampu Taklukan Prabowo di Pilpres 2024
-
Adu Pendidikan Sandhyca Putrie Vs Ambar Dwi Klaudiyah, Duo Ajudan Iriana Jokowi dan Selvi Ananda
-
Jawaban Mahfud MD Dituding Tak Terima Prabowo-Gibran Menang Hingga Soal Pemakzulan Jokowi
-
Bulog Banjiri Pasar Johar Karawang dengan SPHP, Harga Beras Mulai Turun
-
Beda Jauh Gaji Ambar Dwi Klaudiyah dan Sandhyca Putrie: Ajudan Selvi Ananda vs Ajudan Iriana
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Integrasi Data Kependudukan Perkuat Stabilitas Keamanan di Tengah Volatilitas Global
-
Mahasiswa Trisakti Bubar Usai Audiensi, DPR Janji Tindak Lanjuti Tuntutan
-
Mendagri Cek Penerima Bantuan Bedah Rumah, Perkuat Akses Hunian Layak bagi MBR
-
KPK Buka Alasan Tak Lanjutkan Kasus MBG: Hindari Duplikasi Penegakan Hukum
-
Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan
-
Dinilai Langkah Berani! Gibran Ajak Mahasiswa Ikut Kunker ke Papua demi Buka Ruang Dialog?
-
Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
-
Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU
-
Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI
-
Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat