Kemudian pada Jumat (23/2/2024), keduanya sampai di Banjar. Di sana mereka membuang jenazah di Juragan karena mobil yang ditumpangi sempat mogok dan harus diperbaiki.
Dua hari kemudian, korban ditemukan dalam kondisi terbungkus selimut serta sudah dalam keadaan membusuk.
Korban diporot DA
Tak hanya menghabisi nyawa, pelaku juga ternyata menghabiskan harta Indriana. Hal tersebut diungkap oleh Ketua RT tempat tinggal Indri bernama Eko Sudiyanto.
Eko menjelaskan bahwa DA sempat menjual mobil Honda Brio milik Indri.
Eksekutor diiming-imingi Rp 50 juta
Sosok MR yang berperan sebagai eksekutor ternyata menyanggupi permintaan DA untuk membunuh korban karena diiming-imingi uang Rp 50 juta.
Meskipun DA menjanjikan bahwa ia akan membayar MR, ternyata uang Rp 50 juta tersebut bukanlah milik DA. Melainkan uang milik Indriana dari hasil menjual barang-barang bermerek milik korban.
Diketahui, terdapat sejumlah barang yang dijual dan diberikan kepada MR sebagai bayaran. Di antaranya LV, jam tangan Rolex, sampai dengan ponsel milik Indriana.
Baca Juga: Heboh Guru SD Dibunuh Calon Suami di Mesuji Gegara Tanggal Pernikahan
MR terdesak utang
MR sebagai eksekutor mengaku bahwa sebenarnya ia enggan untuk terlibat dalam rencana pembunuhan tersebut. Namun, karena terdesak oleh utang yang membebaninya, ia pun akhirnya menerima tawaran tersebut.
MR sendiri adalah seorang pegawai freelance, tidak dijelaskan secara lebih rinci bidang pekerjaannya.
Mayat ditemukan warga
Mayat Indriana ditemukan oleh seorang pemuda dalam kondisi terbungkus selimut di pinggir tebing di Jalan Raya Banjar-Cimaragas Ciamis, Kota Banjar, Jawa Barat.
Mayat ditemukan pada Minggu (25/2/24) lalu. Setelah dilakukan pemeriksaan, terungkap bahwa identitas mayat tersebut adalah Indriana Dewi Eka Saputri yang merupakan warga Jakarta.
Berita Terkait
-
Heboh Guru SD Dibunuh Calon Suami di Mesuji Gegara Tanggal Pernikahan
-
Detik-detik Aksi Keji Yudha, Dorong dan Benamkan Anak Artis Tamara Tyasmara
-
Terungkap dalam Rekonstruksi, Tersangka Sempat Tenggelamkan Dante Hingga 12 Kali
-
Dicekik dan Dibekap Bantal Gegara Cemburu, Kejinya Pria di Tambora Sembunyikan Mayat Istri sampai Membusuk!
-
Seks Menyimpang Sesama Jenis Berujung Maut, Yadi Bunuh Pasangan Karena Kesal Dikencingi Saat Bercinta
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru