Suara.com - Paus Fransiskus mendesak adanya gencatan senjata di Gaza. Ia merasa sedih melihat penderitaan yang dialami oleh warga Gaza.
“Tolong, cukup,” kata Paus Fransiskus pada Minggu (4/3/2024).
Baca Juga:
Persaingan PDIP di Dapil Neraka Jakarta: Suara Once Mekel Tackel Eriko hingga Masinton
Bukan Ridwan Kamil, Gus Miftah Sebut Sosok Ini Kandidat Terkuat Jadi Gubernur Jabar, Ini Alasannya
Siti Atikoh Ungkap Omongan Ganjar soal Urusan Ranjang yang Membuatnya Makin Cinta
Paus Fransiskus meminta agar konflik di Palestina segera berakhir. Sebabnya, konflik tersebut berimbas pada penderitaan yang dirasakan oleh warga tak berdosa.
“Benarkah ini rencana kita untuk membangun dunia yang lebih baik? Berhenti, Cukup,” terangnya.
Desakan itu disampaikan Paus Fransiskus setelah tentara Israel menembaki ratusan warga Gaza yang tengah mengantre bantuan makanan pada Kamis (29/2/2024).
Baca Juga: Imbas Dukungan pada Israel, Fans BTS Desak HYBE Pecat Scooter Braun
Akibatnya, sebanyak 112 orang dilaporkan tewas dan ratusan orang lainnya mengalami luka-luka akibat tembakan senjata.
Aksi tentara Israel tersebut merupakan bagian dari rentetan kekejaman yang dilakukan terhadap warga Gaza.
Hingga saat ini tercatat, sebanyak 30.410 warga Palestina tewas.
Sebanyak 71.700 lainnya terluka.
Serangan Israel juga menyebabkan 85 persen penduduk Gaza terpaksa mengungsi. Mereka hidup dengan kekurangan pasokan makanan, air bersih dan obat-obatan. [ANTARA]
Berita Terkait
-
3000 Yatim Palestina Siap Dibantu Orang Tua Asuh Indonesia
-
Joe Biden Mendadak Ingin Bantu Warga Palestina Usai Dukung Militer Israel
-
Warga Gaza Ditembaki Tentara Israel saat Ambil Bantuan: Saya Baru Ambil Terigu untuk Anak-anak Saya
-
Donasi Palestina yang Dikumpulkan Baznas Tembus Miliaran Rupiah, Perusahaan Ini Paling Besar
-
Imbas Dukungan pada Israel, Fans BTS Desak HYBE Pecat Scooter Braun
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi
-
3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan
-
Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa
-
Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?
-
Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto
-
Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang