Suara.com - Putra capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo, Muhammad Zinedine Alam Ganjar mengakui bahwa dirinya memang memiliki keinginan untuk terjun ke dunia politik.
Hal itu disampaikan Alam Ganjar saat menjadi bintang tamu di kanal Youtube Merry Riana yang tayang 1 Desember 2023. Di podcast itu, Alam mengatakan keinginannya terjun ke dunia politik akan dilakukannya seandainya sang ayah jadi presiden dan telah mengakhiri masa tugas.
"Idealismenya adalah, bapak kalau misalkan jadi itu kan maksimal 10 tahun lagi ya, kalau dua periode gitu," ucap Ganjar pada potongan video yang diunggah akun Instagram @doominic.id, Kamis (6/3).
Baca juga:
"Nah saya menempatkan posisi, saya akan terjun ke politik kalau misalkan bapak sudah selesai," tambahnya.
Menurut Alam Ganjar, hal itu ia lakukan karena tak ingin adanya konflik kepentingan. Ia juga menyebut bahwa keputusannya terjun ke dunia politik juga tak ingin sampai adanya dilema moral.
"Karena saya gak mau ada moral dilema. konflik kepentingan dan lain-lain. Dan saya mau terjun ke dunia politik, apabila terjun ke politik itu karena memang dorongan pribadi saya," ungkap Alam Ganjar.
Baca juga:
Ia juga menegaskan bahwa dirinya itu berbeda dengan sang ayah, Ganjar Pranowo.
Baca Juga: Siap Hadapi Sengketa Pemilu 2024 di MK, KPU Bentuk Tim Kuat dan Siapkan Skema Jitu
"Saya Muhammad Zinedine Alam Ganjar dan Ganjar Pranowo adalah dua orang yang berbeda," tegasnya.
Sebelumnya Alam Ganjar sempat ungkap keinginannya usai kontestasi Pilpres 2024. Dalam obrolannya bersama Erick Thohir beberapa waktu lalu. “Lagi bicara-bicara, habis lulus, mau ambil masternya bisnis. Itu yang tepat,” kata Erick yang dijawab dengan anggukan kepala oleh Alam, dikutip dari akun TikTok @defcolour, Jumat (1/3/2024).
Alam rupanya berniat untuk menapak karier sebagai konsultan selepas menempuh studi kelak. Cita-cita Alam ini pun disambut positif oleh Erick, “Ini generasi masa depan Indonesia.”
Namun saat ini Alam diketahui masih berusaha menyelesaikan pendidikannya di S1 Teknik Industri Universitas Gadjah Mada. Dipantau di PD Dikti-nya, Alam tercatat belum lulus dari kampusnya. Terpantau Alam masih duduk di Semester 7 dan belum mengambil skripsi.
Meski begitu, Alam tampaknya sudah merencanakan untuk lulus dari UGM pada tahun 2024. Bahkan dilihat di LinkedIn-nya, anak tunggal Ganjar dan Siti Atikoh Supriyanti itu juga membocorkan perolehan IPK-nya selama berkuliah.
Tak main-main, Alam rupanya mendapatkan IPK 3.64 yang berarti masuk kategori cumlaude.
Berita Terkait
-
Siap Hadapi Sengketa Pemilu 2024 di MK, KPU Bentuk Tim Kuat dan Siapkan Skema Jitu
-
PSSI Desak Stadion-stadion di Indonesia Segera Penuhi Standar FIFA
-
Erick Thohir Jelaskan Lagi Alasan Penerapan VAR untuk Liga 1 Ditunda
-
Gerindra Ingatkan KPK Hati-hati Tanggapi Pelaporan Ganjar: Jangan Sampai Dikait-kaitkan dengan Hal Politik
-
Sugeng IPW yang Laporkan Ganjar ke KPK Ternyata Ketua PSI Bogor
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia
-
Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil
-
Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan
-
Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time
-
Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu
-
Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini
-
Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya