Suara.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta bakal melakukan patroli untuk mengamankan berjalannya bulan Ramadhan.
Khusus di bulan suci ini, petugas akan menargetkan para pedagang petasan dan minuman keras alias miras.
Baca Juga:
Sebut Parpol Biang Kericuhan di Indonesia, Irma NasDem: Emang yang Endorse Si Samsul Itu Siapa?
Diungkap Mahfud MD, Begini Respon Ganjar Usai Dilaporkan ke KPK
Padahal Dapat Info dari 10 Bulan Lalu, Mengapa Sugeng IPW Baru Laporkan Ganjar ke KPK?
Kepala Satpol PP DKI, Arifin mengatakan kegiatan ini sudah rutin dilakukan setiap bulan Ramadhan.
"Pokoknya hal-hal yang kurang baik, itu pasti ada patroli. Yang mengganggu nilai daripada kesucian Ramadhan pasti kita akan lakukan patroli," ujar Arifin di Balai Kota DKI, Jumat (8/3/2024).
Ia menjelaskan, kegiatan patroli akan melibatkan petugas di tingkat kelurahan dan kecamatan di Jakarta.
Baca Juga: Apakah 11 dan 12 Maret 2024 Libur Awal Ramadhan? Bersiap Liburan Panjang1
Mereka akan memantau kegiatan masyarakat dan melakukan pencegahan dengan menyampaikan imbauan terkait penjualan miras dan petasan.
"Kami akan berkeliling masuk kampung keluar kampung untuk mengajak serta mengimbau seluruh warga dan masyarakat untuk mengisi bulan Ramadhan itu dengan kegiatan yang punya nilai ibadah," pungkas Arifin.
Lebih lanjut, Arifin mengeklaim para remaja di Ibu Kota tak lagi melakukan tawuran selama bulan Ramadhan. Aksi kekerasan anak muda itu disebutnya sudah tak lagi menjadi tren.
Arifin mengatakan, berkaca dari bulan Ramadhan tahun 2023 lalu, aksi tawuran sudah hampir tidak pernah terjadi.
Ia meyakini untuk tahun 2024 ini tak ada lagi remaja yang akan melakukan tawuran.
"Sudah berkurang. Sudah tak terdengar lagi tawuran saat bulan puasa," tutur Arifin.
Meski demikian, Arifin menyebut para petugas Satpol PP akan tetap melakukan penjagaan di wilayah rawan untuk mencegah terjadinya tawuran.
Patroli rutin juga akan dijalankan setiap malamnya demi memberikan rasa aman kepada masyarakat.
"Tapi tetap kita lakukan imbauan untuk preemtif, preventif jauh lebih baik. Artinya melakukan pencegahan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Satpol PP DKI Klaim Pemuda Sudah Tak Lagi Tawuran Saat Bulan Ramadhan
-
Panduan Tata Cara Sholat Tarawih dan Witir 11 Rakaat Lengkap dengan Doa
-
30 Gambar Tema Ramadhan Simple, Buat Ucapan atau Poster Kreasi Sendiri
-
Harga Pertalite dan Biosolar Tidak Naik Sampai Juni, Pertamina Rugi?
-
Apakah 11 dan 12 Maret 2024 Libur Awal Ramadhan? Bersiap Liburan Panjang1
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Prabowo Bakal Habiskan Rp4000 Triliun di 2027, Ini Perusahaan yang Bakal Cuan Besar
-
Tak Pasang Bendera hingga Ogah Ikut Lomba, Alasan Warga di Balik Sepinya Euforia Kemerdekaan
-
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Palabuhanratu, Cara Unik Penyelam Rayakan Kemerdekaan
-
PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
-
Inspirasi French Chic, Gaya Paris yang Elegan dan Modern
-
LRT Sumsel Cuma Rp1.000 saat HUT RI, Cek Jadwal Tambahan Perjalanannya
-
7 Warna Cat Kamar Mandi Terbaik Menurut Feng Shui, Dipercaya Bawa Energi Positif
-
Review Serial Silo Season 1: Adaptasi Novel Wool yang Penuh Teka-Teki Seru!
-
Karhutla Bromo Belum Usai Dihitung, TNBTS Mulai Kaji Total Kerugian
-
Momen Haru Presiden Prabowo Berkaca-kaca Saat Lagu 'Bagimu Negeri' Menggema di Istana Merdeka