Suara.com - Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Barat (Satpol PP Jakbar) menggelar operasi yustisi menjelang bulan suci Ramadhan.
Dalam operasi tersebut, sedikitnya 3 perempuan yang bekerja menjadi 'kupu-kupu malam' terjaring dalam razia ini.
Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban Umum (Kasie Tantribum) Satpol PP Jakarta Barat, Edison Butar Butar mengatakan, razia ini dilakukan sebagai bentuk penegakan peraturan daerah (Perda) nomor 8 tahun 2007 terkait dengan penyakit masyarakat. Khususnya wanita tuna susila, dan miras.
"Kami lakukan penertibannya di jalan Kali Sekretaris, dan TB Angke. Terjaring 3 orang yang diduga sebagai WTS,” kata Edison saat dikonfirmasi, Jumat (8/3/2024).
Selain merazia kupu-kupu malam, dalam operasi ini pihaknya, kata Edison, juga menjaring 190 botol minuman keras yang diperdagangkan di sebuah ruko, Jalan TB Angke, Tambora.
"Kami amankan sementara 190 botol, terdiri dari pada anggur merah, dan lain-lain,” ucapnya.
Edison mengatakan selanjutnya para WTS ini bakal diserahkan ke panti sosial di Kedoya untuk mendapatkan pembinaan.
"Wanita yang diduga WTS ini kami serahkan ke panti sosial untuk dibina dan di edukasi. Sementara miras kami amankan dulu di gudang Satpol PP Jakarta Barat,” tutupnya.
Baca Juga: Satpol PP DKI Klaim Pemuda Sudah Tak Lagi Tawuran Saat Bulan Ramadhan
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Selat Hormuz Sudah Dibuka, Kok Harga BBM Belum Turun? Ini Penjelasan Ekonom
-
Puan Tegaskan PDIP Bukan Partai Abu-abu! Senyum Saan Mustopa dan Cucun Jadi Soroton
-
Penahanan Ijazah karena Tunggakan Biaya Sudah Jadi Masalah Nasional
-
Bukan Ajang Bagi-bagi Kursi, Puan: Jabatan Komisaris BUMN Harus Profesional dan Kompeten!
-
Cerita Korban Penjualan Tiket Spekulatif Piala Dunia 2026, Sudah Bayar Rp 107 Juta Tapi Zonk
-
Negara Gagal Biayai Wajib Belajar, Anak Miskin Malah Disandera Ijazahnya
-
Viral! Patwal RI 21 Pepet Mobil Warga di Senayan, Pengemudi Protes Dipaksa Berhenti
-
Plastik Terurai Jadi Partikel Makin Kecil: Mengapa Nanoplastik Kini Menjadi Perhatian Ilmuwan?
-
Alasan Presiden Belarus Menginap di Istana Negara, Prabowo Ingin Beri Penghormatan Khusus
-
'Saling Membersamai', Roy Suryo Hadiri Sidang dr Tifa Usai Praperadilannya Ditunda