Suara.com - Satu dari 32 penumpang speedboat KM Parikudus yang terbalik diterjang ombak di sekitar Pulau Rambut, Kepulauan Seribu belum ditemukan. Korban merupakan pria warga negara Taiwan bernama Shi Yi (48).
Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Jarot Sungkowo mengatakan, tim SAR gabungan rencananya akan melanjutkan pencarian pada Selasa (12/3/2024) hari ini.
"Pencarian dilanjutkan besok (hari ini)," kata Jarot kepada wartawan, Senin (11/3/2024) malam.
Jarot menjelaskan bahwa speedboat KM Parikudus yang terguling total bermuatan 35 orang. Rinciannya, 32 penumpang dan 3 anak buah kapal atau ABK.
Dia meralat pernyataan sebelumnya yang menyampaikan 33 penumpang dan ABK speedboat KM Parikudus telah berhasil diselamatkan seluruhnya.
"Ternyata total ada 35 orang, 32 penumpang dan 3 ABK, 1 belum ketemu, kewarganegaraan Taiwan," katanya.
Sebelumnya diberitakan sebuah speedboat terbalik usai diterjang ombak di sekitar Pulau Rambut, Kepulauan Seribu, Senin (11/3/2024) sore.
Jarot saat itu menyebut pihaknya bersama tim SAR tengah berupaya mengevakuasi korban. Proses evakuasi menurutnya terkendala ombak setinggi 2,5 meter.
Baca Juga: Ombak Tinggi Taklukkan Speedboat di Pulau Rambut, 33 Nyawa Berhasil Diselamatkan
Berita Terkait
-
Ombak Tinggi Taklukkan Speedboat di Pulau Rambut, 33 Nyawa Berhasil Diselamatkan
-
Speedboat Terbalik Dihantam Ombak di Pulau Rambut Kepulauan Seribu, Tim SAR Masih Upaya Evakuasi Korban
-
Dua Orang Dipastikan Meninggal, Begini Kabar Terbaru 7 ABK WNI Hilang Di Korsel
-
7 WNI Hilang Dalam Insiden Kapal Tenggelam Di Korea Selatan
-
Kemenhub Komitmen Cetak SDM Pemeriksa Kecelakaan Kapal yang Profesional dan Berintegritas
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
JPO 'Melayang' JIS-Ancol Bakal Jadi Ikon Baru Jakarta, Kapan Bisa Digunakan?
-
Pramono: WFH dan PJJ di Jakarta Hanya Saat Hujan Deras, Cerah Tetap Masuk Normal
-
Adu Cepat Lawan Maut: Basarnas Terjang 'Bubur Pasir' Cari Puluhan Korban Longsor Cisarua
-
"Saya Mohon Maaf," Ucapan Gibran di Tengah Duka Longsor Maut Bandung Barat
-
2 Polisi Gugur Terhimpit Truk Saat Bertugas Menuju Longsor Cisarua, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat
-
Menko PMK Pratikno Soal Longsor Bandung Barat: SAR 24 Jam Cari 83 Korban Hilang
-
Banjir Jakarta: Pramono Sebut Sebagian Sudah Surut, BPBD Ungkap 14 RT Masih Terendam 80 Cm
-
Menteri Trenggono Ikut Presiden ke London dan Davos Sebelum Pingsan, Tapi Besok Sudah Ngantor
-
KPK Bongkar Skema Pemerasan Caperdes Pati, Bupati Sudewo Ditaksir Bisa Kantongi Rp50 Miliar
-
Kronologi Menteri Trenggono Pingsan di Upacara Duka, Suara Debam Bikin Riuh