Suara.com - Calon Presiden Prabowo Subianto memperlihatkan bagaimana ia mendapatkan sambungan telepon dari sahabatnya Raja Yordania, Abdullah II. Pada Selasa (12/11/2024), sambungan telepon tersebut diawali dengan ucapan dengan panggilan yang akrab, saudaraku.
"Turut berbahagia untukmu saudaraku," begitu kata Raja Abdullah II kepada Prabowo Subianto. Panggilan ini cukup menggambarkan jika keduanya dekat dan bersahabat. Lalu bagaimana kedekatan Prabowo dengan Raja yang disebut merupakan keturunan ke 42 Nabi Muhammad SAW.
Sembari meletakkan kopiah hitam yang dipakai, Prabowo Subianto mengungkapkan jika sangat berterima kasih mendapatkan sambungan telepon tersebut.
Padahal, kata Prabowo, ia sebenarnya ingin menghubungi Raja Abdullah pada beberapa pekan ke depan. Tidak hanya menghubungi, Prabowo pun menjanjikan akan melakukan kunjungan langsung kepada Raja Yordania tersebut.
Baca Juga:
Pulang dari Inggris, Selvi Ananda ke Mall Pakai Tas Favorit Konglomerat Bukan Hermes
Erina Gudono Ramaikan Bursa Pilkada Sleman, Begini Respons Ganjar-Mahfud
Persahabatan ini terungkap karena keduanya merupakan mantan anggota pasukan elit di negara masing-masing namun kemudian keduanya merupakan murid yang paling menonjol dan dilatih di Amerika.
Dalam buku "Prabowo: Dari Cijantung Bergerak ke Istana" oleh Femi Adi Soempeno tahun 2009 lalu diketahui jika Yordania termasuk negara yang menawari Prabowo saat peristiwa tragedi 1998 pecah.
Baca Juga: Diberi Ucapan Selamat Raja Yordania, Prabowo Kenang Momen Indah di Amman
Saat itu, Abdullah yang menjadi pangeran memberikan tawaran Prabowo untuk tinggal di Yordania dan menjadikannya sebagai negara kedua.
Prabowo disambut hangat oleh Abdullah dan diundang ke markas tentara Yordania. Saat tiba di sana, Prabowo sudah bukan seorang tentara dan tiba dengan pakaian sipil biasa, namun tetap disambut secara militer.
Bahkan, Abdullah yang saat itu memimpin Komando Pasukan Khusus Kerajaan Yordania memaksa Prabowo menginspeksi pasukannya. "Di sini Anda tetap Jenderal," kata Abdullah sambil memeluk Prabowo.
Sejak saat itu, Prabowo mengaku jatuh cinta dengan Yordania.
"Saat saya disingkirkan oleh ABRI, oleh elite politik Indonesia, negeri ini menerima saya dengan baik," kata dia.
Stanley A Weiss, pendiri lembaga Business Executives for National Security di Washington, Amerika Serikat, mengatakan Prabowo dan Raja Abdullah II adalah murid paling menonjol yang pernah dilatih di Amerika.
Berita Terkait
-
Diberi Ucapan Selamat Raja Yordania, Prabowo Kenang Momen Indah di Amman
-
Panel B Rekapitulasi Suara Nasional: Prabowo-Gibran Menang di Kepri dan NTT
-
Sosok Raja Yordania yang Telepon Prabowo, Sama-sama Lulusan Fort Benning
-
Prabowo-Gibran Menang di Kandang Banteng, TPN Ganjar-Mahfud Singgung Keterlibatan Jokowi
-
Sekretaris Pribadi Prabowo Subianto Ngaku Kesengsem ONIC Vior, Netizen: Kok Aku yang Salting
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata