Suara.com - Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin turut berpartisipasi dalam gerakan Earth Hour yang diperingati Sabtu 23 Maret 2024 malam.
Cak Imin membagikan potret saat menunaikan ibadah salat gelap-gelapan di rumahnya saat malam Ramadan. Tampak sebuah lilin kecil menjadi penerang tatkala Cak Imin dan keluarga salat berjamaah.
Dalam potret itu terlihat Cak Imin menjadi imam, dan ada dua orang jemaah wanita di belakangnya.
"Malam ini, saya turut berpartisipasi dalam #EarthHour dengan mematikan lampu rumah selama satu jam," tulis Cak Imin di akun X miliknya.
Cak Imin menyampaikan Earth Hour bukan hanya tentang mematikan lampu, tapi juga tentang komitmen kita untuk menjaga kelestarian bumi.
"Kita harus menyadari bahwa bumi adalah rumah kita bersama, dan sudah menjadi tanggung jawab kita untuk menjaganya," ungkapnya.
"Marilah kita mulai dari hal-hal kecil, seperti mematikan lampu yang tidak terpakai, menghemat air, dan menggunakan energi secara bijak," sambungnya.
Dirinya juga menyelipkan pesan untuk membuat perubahan di bumi yang lebih baik.
"Bersama-sama, kita bisa membuat perubahan untuk masa depan bumi yang lebih baik," tukasnya.
Diketahui, Earth Hour adalah sebuah kegiatan global yang diadakan oleh World Wide Fund for Nature (WWF) setiap tahunnya, pada Sabtu terakhir bulan Maret.
Tujuan dari Earth Hour adalah untuk menginvitasi individu, komunitas, bisnis, dan pemerintah di seluruh dunia untuk berkontribusi tentang perubahan iklim melalui tindakan seperti mematikan lampu dan elektronik selama satu jam pada waktu 20.30-21.30 waktu setempat.
Earth Hour merupakan gerakan lingkungan hidup terbesar di dunia dan telah dilakukan sejak tahun 2007.
Berita Terkait
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Cak Imin: Penerima Bansos yang Main Judi Online Langsung Dicoret
-
Targetkan 500 Ribu Lulusan SMK Kerja di LN, Cak Imin Prioritaskan Siswa dari Keluarga Miskin
-
Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'
-
Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!
-
Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel