Suara.com - Politisi Nasdem Ahmad Sahroni gerah dengan postingan bertuliskan nama salah satu ormas yang diunggah di media sosial. Postingan tersebut mendorong KPK untuk menangkap dirinya.
“Ini ormas Bagus n hebat loh... emang kenapa sm saya ??.Mau Mauan amat di suruh orang untuj Hajar gw ?Emang di kasih Harapan apa sm yg suruh ??!,” tulisnya pada caption Instagram, senin (25/3/2024).
Pada postingan ormas yang bertuliskan HMI tersebut bertuliskan bahwa HMI mendorong KPK RI segera menetapkan Ahmad Sahroni sebagai tersangka karena diduga keterlibatan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Bahkan di postingan yang diunggah Ahmad Sahroni itu terdapat foto Ahmad Sahroni yang ditulisi Tangkap. Adapun postingan itu merupakan seruan aksi yang akan dilakukan pada 1 april 2024 di KPK RI dan Nasdem Tower.
Namun demikian saat ditelusuri di akun resmi HMI dan akun yang di tandai oleh Ahmad Sahroni, postingan tersebut tidak ditemukan.
Akun @pbhmimpo.official pun memberikan klarifikasi di Instagram stories bahwa poster yang diunggah Ahmad Sahroni di akunnya adalah bentuk pencatutan nama organisasi.
“Terkait dengan poster yang beredar yang mengatasnamakan PB HMI MPO tidak pernah membuat dan merencanakan aksi tersebut. Demikian klarifikasi sebagai bentuk respons karena bang @ahmadsahroni88 menandai akun kami di postingan tersebut. Terima kasih," tulis akun tersebut.
Seperti diketahui sebelumnya Ahmad Sahroni yang merupakan bendahara umum partai Nasdem dipanggil KPK RI. Ternyata ia dicecar soal terkait aliran dana dari eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).
Juru Bicara Penindakan dan Kelembagaan KPK Ali Fikri menyebut bahwa Ahmad Sahroni diperiksa sebagai saksi dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) SYL pada Jumat (22/3/2024).
Baca Juga: Beda Sikap NasDem Dan Anies Soal Pemilu, Pengamat: Ada Yang Tak Legowo
"Dikonfirmasi antara lain dugaan adanya aliran uang dari tersangka SYL untuk kepentingan partai di mana Tersangka dimaksud adalah salah satu kadernya," kata Ali,Senin (25/3/2024).
Sahroni membenarkan partainya menerima aliran dana dari SYL senilai Rp 860 juta. Namun sebanyak Rp 820 juta telah dikembalikan ke rekening penampungan KPK tiga bulan lalu dan sisanya dikembalikan saat dirinya diperiksa.
Warganet yang melihat postingan Ahmad Sahroni ini pun turut berkomentar :
“Lu sih bang, minggu lalu di ajak ngopi2 nolak melulu, di gas deh,” ujar @broro**
“Apakah mereka pendemo bayaran nasi kotak?” ujar @nonk***
“Pak @ahmadsahroni88 sudah mengecek posternya valid atau tidak? Karena saya kok gak yakin ya kalau @officialpbhmi akan membuat poster dan ajakan negatif seperti ini. Bisa jadi ada oknum yg memang ingin mengadu domba untuk mengambil keuntungan sendiri,” ujar @kiki***
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar