Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto mengutuk serangan terorisme yang terjadi di Moskow, Rusia.
Terlebih, lanjut Hadi, serangan yang dilaporkan dilakukan oleh ISIS itu terjadi di malam Ramadhan.
“Menyikapi peristiwa yang terjadi di Moskow, pemerintah mengutuk serangan teror di Moskow, Rusia yang telah mengakibatkan ratusan korban jiwa,” kata Hadi di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin (25/3/2024).
“Aksi teror merupakan tindakan yang sungguh tidak beradab, apapun alasannya karena mengorbankan pihak-pihak yang tidak berdosa. Apalagi dilakukan di bulan Ramadhan yang penuh rahmat dan berkah ini,” tambah dia.
Pada kesempatan yang sama, Hadi menyampaikan duka cita yang mendalam terhadap korban jiwa akibat serangan yang terjadi pada Jumat (22/3/2024) waktu setempat.
Sebelumnya dikabarkan, serangan teroris terjadi di Rusia. Sejumlah penyerang menyerbu gedung konser Crocus City Hall, Moskow pada Jumat (22/3) waktu setempat.
Melansir dari laporan AP, kelompok teroris ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan mematikan tersebut. Pihak Amerika Serikat sebelumnya telah mengetahui informasi intelejen akan rencana serangan teroris di Rusia.
Menurut laporan intelejen Amerika Serikat itu, cabang kelompok ISIS merencakan serangan di Moskow. Laporan ini diklaim pihak Amerika Serikat telah diberikan ke pihak Rusia sebelum terjadinya serangan.
Di platform sosial media X beredar video detik-detik saat para teroris melakukan serangan brutal kepada warga sipil. Terlihat dalam video, penyerang menembak para korban dengan sadis. Teroris masuk ke dalam gedung teater yang dipenuhi para warga sipil dan mulai menembak dengan senjata serbu.
Baca Juga: Serangan Brutal Di Gedung Konser Moskow Tewaskan Puluhan Orang, Ukraina Terlibat?
Akibat serangan teroris tersebut, gedung konser juga dibakar dan membuat atap runtuh. Menurut laporan media lokal setempat, ini menjadi serangan teroris paling mematikan di Rusia dalam beberapa tahun terakhir.
Komite Penyelidikan Rusia pada Sabtu (23/3/2024), mengatakan jumlah korban tewas dalam serangan itu bertambah menjadi 133 orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi
-
Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan
-
Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan
-
Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi