Suara.com - Pemerintahan Florida Amerika Serikat mengeluarkan aturan melarang anak-anak di bawah usia 14 tahun menggunakan bermain media sosial. Keputusan itu akan diterapkan mulai 1 Januari 2025 dari bagian dari undang-undang terbaru yang disahkan oleh Gubernur Florida Ron DeSantis pada 25 Maret 2024.
Gubernur Florida Ron DeSantis di Miami pada Senin (25/3) mengatakan bahwa larangan tersebut diterapkan demi mencegah efek kecanduan bagi anak-anak yang timbul karena keberadaan media sosial.
Para pendukung undang-undang ini sependapat dengan DeSantis dan menambahkan bahwa privasi anak-anak juga perlu diawasi dengan ketat.
Baca juga:
Detik-detik Mencekam Sepeda Listrik Meledak di Keramaian di Singapura, Api Sampai Lahap Kios!
Ngeri! Sedang Berbelanja, Pengunjung Tiba-tiba Terjerembab di Lubang Besar Lantai Mal China
Melansir Reuters, undang-undang baru ini juga mengharuskan anak-anak berusia 14 dan 15 tahun untuk mendapatkan persetujuan orang tua sebelum membuat akun media sosial.
Platform media sosial diwajibkan untuk menghentikan akun pengguna di bawah 14 tahun dan pengguna di bawah 16 tahun yang tidak memiliki izin orang tua
Orang tua atau wali harus mengajukan permohonan kepada perusahaan-perusahaan media sosial untuk menghapus akun anak-anak mereka dan wajib ditindaklanjuti dalam waktu 5 hari kerja.
Perusahaan yang tidak memberi respons terancam dikenakan denda sebesar Rp155 juta.
Berita Terkait
-
Belum Ada Laporan WNI Jadi Korban Ambruknya Jembatan Francis Scott Key di Baltimore AS
-
Survei: 87 Persen Pengguna Muda Meta di Indonesia Anggap Media Sosial Penting Suarakan Isu Penting
-
Bukan Avanza, Agya atau Innova, Ini Mobil Toyota Paling Populer di AS
-
Detik-detik Kapal Raksasa Berbendera Singapura Tabrak Jembatan di Baltimore
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
Lebaran Gaya Sultan, Wamenhub Suntana Ungkap Lonjakan Order Jet Pribadi di Tengah Konflik Global
-
Tembok TPS Pasar Induk Kramat Jati Roboh Diterjang Gunungan Sampah, Warga: Takut Ambruk Lagi
-
KPK Periksa Pengusaha Rokok Jatim Martinus Suparman dalam Kasus Suap Bea Cukai
-
Sepak Bola Ternyata Sumbang Puluhan Juta Ton Emisi Karbon Tiap Tahun, Bagaimana Menguranginya?
-
ASN WFH Setiap Jumat, Mendagri Minta Pemda Hitung Dampak Efisiensi Anggaran
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Harga BBM Amerika Meroket, Rakyat Mulai Ngamuk ke Donald Trump: karena Perang Bodoh!
-
Adopsi Strategi Mao Zedong, Rahasia 'Pertahanan Mosaik' Iran yang Bikin AS-Israel Pusing
-
Drone Iran Hancurkan Pangkalan Pilot Militer AS di Saudi, Hantam 200 Personel
-
KPK Cecar Legal Lippo Cikarang Soal Pembelian Rumah Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara