Suara.com - Sandra Dewi turut menjadi sorotan publik karena suaminya Harvey Moeis menjadi tersangka kasus dugaan korupsi tata niaga timah. Sandra dan Harvey yang dianggap sebagai pasangan impian yang dipuja-puji, dalam sekejap berubah menjadi hujatan.
Pertemuan keduanya ternyata berawal dari perjodohan dari sahabatnya, yakni Daniel Mananta. Dilihat dari kanal YouTube Melaney Ricardo, sebelum menikah pada 8 November 2016, Sandra bercerita ia sampai mengemis dengan Daniel Mananta agar diperkenalkan dengan Harvey Moeis.
"Ketemu Harvey ini pun gua mesti ngemis-ngemis sama Daniel," kata Sandra Dewi seperti dilihat dari kanal YouTube Melaney Ricardo, Sabtu (30/3/2024).
Dirinya menyampaikan effortnya untuk mendapatkan pasangan di usianya yang sudah kepala tiga.
Baca Juga: Salah Sasaran Warganet Akibat Kasus Harvey Moeis, Dewi Sandra Tulis Pesan Adem
"Datang ke rumah Daniel hampir gue diusir berkali-kali," ucapnya.
Alasan Sandra Dewi meminta untuk dicomblangin Daniel karena keduanya bersahabat.
"Daripada lu gak setuju mendingan lu aja yang cariin," ungkapnya.
Selain itu, tipe Sandra Dewi yang religius dan anak rumahan membuatnya tidak mudah mencari pasangan.
"Akhirnya gue minta tolong sama Daniel," imbuhhya.
Daniel Mananta kemudian memperkenalkan Sandra dengan Harvey.
"Ketemunya di Mall Pondok Indah, Daniel ngajaknya di restoran yang gak ada orang sama sekali," jelasnya.
Begitu bertemu, Sandra seperti sudah jika Harvey Moeis merupakan sosok yang tepat dengannya. Hingga akhirnya pasangan ini melangsungkan pernikahan di Jepang.
"Ini kayaknya jodoh gue," tukasnya.
Diketahui, Kejagung membongkar kasus korupsi tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah yang melibatkan Harvey Moeis dan Helen Lim yang terjadi selama 2015 hingga 2022.
Disebutkan bahwa korupsi dari pertambangan liar ini merugikan negara hingga mencapai Rp 271 triliun. Harvey berperan sebagai fasilitator kegiatan pertambangan liar di wilayah IUP PT Timah, pencari rekanan untuk menyewa alat peleburan timah, serta pengumpul jatah keuntungan dari tahun 2018 hingga 2019.
Kejagung kini telah melakukan penahanan terhadap Harvey. Atas perbuatannya, ia dikenakan Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 jo Pasal 18 UU Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Berita Terkait
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Profil Glory, Tersangka Baru Korupsi MBG yang Punya Kedekatan dengan Eks Kepala BGN
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim
-
Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!