Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi memastikan pelantikan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) dilakukan pada Jumat (5/4/2024).
Diketahui Jokowi sebelumnya sudah menunjuk Marsekal Madya Mohamad Tonny Harjono untuk menjadi KSAU.
"Pelantikan KSAU hari Jumat," kata Jokowi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (3/4/2024).
Baca Juga:
Jokowi Tunjuk Mantan Ajudannya, Marsdya Tonny Harjono Sebagai KSAU
Sebelumnya Jokowi telah menandatangani pemberhentian dengan hormat Marsekal TNI Fadjar Prasetyo dari jabatannya sebagai Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU). Fadjar diketahui akan memasuki masa pensiun per 9 April 2024.
Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana mengatakan pemberhentian dengan hormat Fadjar tertuang melalui Keppres Nomor 20/TNI/Tahun 2024 tanggal 25 Maret 2024.
"Presiden telah menandatangani Keppres Nomor 20/TNI/Tahun 2024 tanggal 25 Maret 2024 tentang pemberhentian dengan hormat Marsekal TNI Fadjar Prasetyo dari jabatannya sebagai KASAU, dan pengangkatan Marsekal Madya TNI Mohamad Tonny Harjono sebagai KASAU yang baru," kata Ari kepada wartawan, Selasa (2/4/2024).
Baca Juga:
Baca Juga: Bukan Jokowi, Qodari Tuding Hasto yang 'Membakar' Rumah PDIP
Gaji Marsdya Tonny Harjono, Eks Ajudan Jokowi yang Kini Sukses Jadi KSAU
Ari berujar Keppres mulai berlaku saat pelantikan Tonny sebagai KSAU. Sementara itu kapan waktu pelantikannnya?
Ari sebatas menyebut pelantikan dilakukan dalam waktu dekat.
"Keppres ini mulai berlaku sejak saat pelantikan yang rencananya akan diselenggarakan dalam waktu dekat ini," kata Ari.
Sebelum ditunjuk menjadi KSAU, Tonny menjabat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II atau Pangkogabwilhan sejak 2023.
Baca Juga:
Profil dan Kekayaan Marsdya Tonny Harjono, Mantan Ajudan Jokowi yang Ditunjuk Jadi KSAU
Ia juga pernah menjadi mantan ajudan Jokowi, Danlanud Adi Soemarmo, Danlanud Halim Perdanakusuma, Staf Khusus Kasau, Sekretaris Militer Presiden, Dankodiklatau, dan Pangkoopsudnas.
Tonny merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) TNI tahun 1993.
Berita Terkait
-
Jokowi Pastikan 4 Menterinya Hadir Di Sidang MK, Tegaskan Tak Ada Arahan
-
Relawan Ungkap Pembicaraan Jokowi Di Istana Soal Kabinet Prabowo, Ini Bocorannya
-
Bertemu di Istana, Relawan Sebut Jokowi Tak Mau Campuri soal Menteri di Kabinet Prabowo
-
MK Kirim Surat Panggilan Resmi Kepada 4 Menteri Jokowi, Wajib Hadir!
-
Bukan Jokowi, Qodari Tuding Hasto yang 'Membakar' Rumah PDIP
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan
-
Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan