Suara.com - Aktor Fedi Nuril terus membuat cuitan yang menyinggung politik. Kali ini, ia bahkan mengancam tidak akan memilih partai yang didukungnya pada Pemilu 2024 jika partai-partai tersebut tidak menjadi oposisi.
Partai yang diancam Fedi Nuril adalah PDIP, Nasdem, PKB dan PKS. Aktor yang juga musisi itu berharap partai-partai tersebut menjadi oposisi kelak di pemerintahan Prabowo-Gibran.
"Kepada @PDI_Perjuangan, @NasDem, @DPP_PKB, @PKSejahtera, saya pemilih Anda di Pileg 2024. Saya berharap Anda menjadi oposisi agar checks & balances di pemerintahan yang baru bisa berjalan dengan baik," cuit Fedi Nuril lewat akun X pribadinya @realfedinuril, dikutip Rabu (3/4/2024).
Jika kelak partai-partai tersebut bergabung ke pemerintah, Fedi memastikan dirinya tidak akan memilih siapa pun yang akan diusung partai tersebut.
"Jika Anda tidak menjadi oposisi, saya tidak akan lagi memilih Anda atau siapa pun calon Anda di pilkada 2024 dan pemilu 2029," katanya.
Cuitan Fedi Nuril tentu saja mengundang reaksi para netizen. Ada yang mengolok-ngolok dan sebagian juga mendukung sikap Fedi Nuril.
"Luar biasa menteri halu nya Anies. Tetap putus asa, jangan semangat," kata @masbem.
Cuitan itu pun langsung ditimpali Fedi Nuril.
"Saya bukan menteri halunya Anies. Saya dan Anda adalah rakyat yang menggaji wakil parpol yang masuk parlemen," tegas @realfedinuril.
"Gak jadi pindah kah bang?," tulis @dickydelapan.
"Indonesia memang perlu oposisi yg kuat," cuit @masgah_.
"Suara 1 aja bisa seolah-olah hebat loe Riel. Ngatur-ngatur partey, Ajegile. Tipikal aktivis populis yang gede di jalan kek gini nih. Lanjutin deh, bersolek klean," kata @IkhwanMetal.
"Nasdem PKB paling merapat ril," kata @jurnalisatletis.
"Plis plis aku setujuu," komentar @hidrogcn.
"Parpol be like: lu siape mas?" kata @AhmadHeko.
"Tolong dengarkan aspirasi kami atau ada desakan rangasdengklok," cuit @KhasmanMaulana.
"Keknya cuman pdip pks yang bakalan jadi oposisi. Nasdem pkb bakalan goyah sama tawaran tuan takur wkwk," kata @akunbuzzers.
"Coblos empat partai? Tidak sah donk," kata @almubarak.
Berita Terkait
-
Adili Idola Edisi Pertama Tayang di Netflix: Ketika Fedi Nuril Dihajar Roasters Habis-habisan
-
Beberapa Hari Sebelum Meninggal, Ibu Fedi Nuril Diyakini Kasih Firasat
-
"Ya Allah Tolong Hambamu", Ucapan Terakhir Ibu Fedi Nuril Sebelum Meninggal
-
Innalillahi, Ibu Fedi Nuril Meninggal Dunia
-
Misi Unik Fedi Nuril Main di Film Dark Comedy 'Gak Ada Matinya!'
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!