Suara.com - Longsor yang terjadi di Jalan Tol Bogor - Ciawi - Sukabumi atau Tol Bocimi Seksi 2 tepatnya di KM 64 600A menyebabkan satu kendaraan Mobil Daihatsu Xenia bernomor polisi F 1523 IL masuk ke lubang longsor, Rabu (3/4/2024) malam.
Kini mobil Daihatsu Xenia tersebut berhasil dievakuasi oleh petugas gabungan dari jurang, Kamis (4/4/2024).
Kendaraan minibus tersebut, berhasil dievakuasi oleh petugas gabungan dengan menggunakan sejumlah alat berat sekitar pukul 13.00 WIB.
Baca Juga :
Kasubditwal dan PJR Ditgakkum Korlantas Polri, Kombes Pol Faizal mengatakan, proses evakuasi kendaraan minibus tersebut dilakukan oleh petugas gabungan sekitar pukul 11.00 WIB.
"Setelah dua jam lamanya proses evakuasi, akhirnya mobil Daihatsu Xenia bisa kita evakuasi ke atas,” kata Faizal mengutip dari Sukabumiupdate -jaringan Suara.com.
Menurut dia, petugas gabungan sempat kesulitan saat melakukan evakuasi. Sebab, kontruksi tanah yang berada di jurang tersebut kondisinya masih labil. Bahkan, tali karmantel yang digunakan untuk menarik mobil Xenia beberapa kali terputus.
"Memang kesulitan, pertama itu tanah gerak terus karena labil berapa kali tadi pergerakan, dan kita berhenti karena teman-teman dari Brimob tidak akan mengambil risiko," ujarnya.
"Apabila tanah itu masih labil, dan tadi prosesnya pun ada beberapa tali yang putus ya dua kali putus karena memang curam kan dan kedalamannya sekitar ada 100 meter itu tidak kita tarik ke atas," lanjut Faizal.
Baca Juga: Tak Salahkan Pengelola, Menhub Sebut Tol Bocimi Amblas Karena Faktor Alam
Faizal menambahkan untuk kerusakan kendaraan yang paling parah yaitu, Daihatsu Xenia. Adapun mobil truk tidak terlalu parah, lantaran sudah berada di Parungkuda. Sementara itu, mobil minibus Isuzu Panther tidak mengalami kerusakan parah.
Lebih lanjut, Faizal juga mengungkapkan kondisi penumpang dan pengemudi mobil Xenia yang sebelumnya mengalami luka-luka, kini kondisinya sudah berangsur membaik.
"Kondisinya sudah pulih dan mulai membaik, karena hanya mengalami luka ringan. Kami sudah konfirmasi dari pihak BPJT, bahwa tol bisa membantu kerugian yang dialami oleh masyarakat yang menjadi korban itu," ungkapnya.
Dikonfirmasi terpisah, Humas RSUD Sekarwangi, Muhammad Rizal Perdana menjelaskan bahwa kedua korban hanya mengalami luka ringan, seperti memar, akibat benturan keras dari mobil yang terperosok ke dalam longsoran.
"Keduanya telah dipulangkan oleh RSUD Sekarwangi sebelum waktu zuhur hari ini. Mereka pulang bersama-sama pada subuh karena tidak mengalami luka serius, hanya memar akibat benturan," singkatnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT