Suara.com - Insiden longsor Jalan Tol Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi) menimbulkan banyak reaksi para warganet. Banyak warganet yang bertanya-tanya proyek jalan tol Bocimi yang belum genap setahun, tetapi sudah alami masalah.
Salah satunya, akun X @k4m4lk**** yang menilai ada kesalahan dari perencanaan pembangunan ruas tol tersebut, sehingga menyebabkan kejadian longsir tersebut.
"Tol bocimi exit Parungkuda ini setahu saya masih baru belum ada 2 tahun dibuka. Kalau longsor tanpa ada bencana alam berarti ada kesalahan pada saat perencanaan dan tahu saat pelaksanaan konstruksi dilapangan," cuitnya seperti dikutip Suara, Kamis (4/4/2024).
Hal berbeda diungkapkan oleh akun X @******dan_Sayur, yang justru menilai ada kesalahan dari sisi pelaksanaan proyek tol Bocimi. Akun tersebut juga merasa heran dengan konstruktor yaitu PT Waskita Karya (Persero) Tbk yang menggarap Tol Bocimi.
"Lebih percaya ke pelaksanaan, untuk perencanaan yang approval-nya sangat-sangat berlapis kecil kemungkinan ada kesalahan. Apa yang diharepin dari Waskita," tulis akun itu.
Imbas Hujan Deras
Jalan Tol Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi) yang dikelola PT Trans Jabar Tol (TJT) mengalami ambles pada Rabu (3/4) malam. Manajemen menduga amblesnya jalan tersebut disebabkan oleh intesitas hujan yang tinggi di wilayah tersebut.
Adapun, longsor terjadi tepatnya di Tol Bocimi Seksi 2 pada KM 64+600 A dari arah Jakarta menuju Sukabumi. Kekinian manajemen masih indentifikasi dampak amblesnya ruas tol tersebut.
"Saat ini TJT masih dalam proses mengidentifikasi dampak akibat longsor atas lajur lainnya dan melakukan tindakan agar lajur yang longsor dapat segera diperbaiki dan digunakan kembali," kata manajemen TJT seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/4/2024).
Baca Juga: Ngeri! Begini Kronologi Kendaraan Terperosok Masuk Lubang Longsor di Tol Bocimi
Diresmikan Tahun 2023
Sebagai informasi, ruas Tol Bocimi terdiri dari empat seksi yang meiliki panjang 53,6 kilometer. Tol tersebu menghubungkan Kota Bogor dan Kabupaten Bogor dengan Kota Sukabumi dan Kabupaten Sukabumi.
Adapun, Seksi 1 Ciawi-Cigombong sudah beroperasi sejak Desember 2018. Selanjutnya Seksi 2 Cigombong-Cibadakdiresmikan Presiden Joko Widodo pada Agustus 2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!
-
Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya
-
Purbaya Kini Punya Alat Canggih buat Awasi Anggaran TKD Pemda
-
Purbaya Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI Kuat di Depan Akademisi China
-
Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat
-
Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%
-
Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas
-
Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z
-
Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar