Suara.com - Sebuah video viral di media sosial baru-baru ini memicu perdebatan tentang norma di Malaysia. Video ini menunjukkan seorang pria berambut gondrong yang ditegur oleh seorang wanita, diduga petugas masjid, karena tidak memakai jilbab.
Peristiwa ini terjadi di sebuah masjid di Malaysia dan direkam oleh salah satu pengunjung. Dalam video terlihat pria itu kebingungan saat ditegur dan berusaha menjelaskan bahwa dia adalah laki-laki.
"saya lelaki, saya tak perlu tutup rambu," ujar pria tersebut
Namun, petugas masjid itu bersikeras meminta pria itu untuk memakai jilbab, dengan alasan bahwa rambut panjangnya bisa disalahartikan sebagai wanita.
Video ini pun menuai berbagai komentar dari netizen. Ada yang bersimpati kepada si pria, namun ada juga yang mendukung tindakan petugas masjid.
Beberapa netizen mempertanyakan aturan masjid yang mewajibkan pria berambut panjang untuk memakai jilbab.
Mereka berpendapat bahwa aturan tersebut tidak sesuai dengan norma agama Islam dan terkesan diskriminatif.
Di sisi lain, ada juga netizen yang memaklumi tindakan petugas masjid.
"siapa bilang tidak perlu tutup rambut, harus lah," tulis netizen di akun tersebut.
Mereka beranggapan bahwa petugas mungkin hanya ingin menegakkan aturan yang ada di masjid tersebut, tanpa bermaksud menyinggung siapa pun.
Berita Terkait
-
Viral Cekcok Pemudik vs Polisi di Pelabuhan Merak, Petugas Dituding Utamakan Bus
-
Hinaan Alien Berujung Fatal! Wanita Muda Jadi Korban Kekerasan: Ditampar dan Diludahi
-
Disebut Mirip Kim Soo-hyun, Gibran Rakabuming: Iya Memang
-
Bikin Gaduh dengan Pernyataan Kontroversial, Indah G Punya Cita-cita Seperti Ini
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Jujur Janggal! Secret Service Biarkan Trump Duduk Manis Saat Tembakan Pertama Meletus
-
Sorot Kekerasan Ekstrem di Jalur Angkot Tanah Abang, Anggota DPRD Kevin Wu: Alarm Serius Bagi DKI
-
Isu Reshuffle Sore Ini: Qodari Dikabarkan Geser ke Bakom RI, Dudung Abdurachman Masuk KSP?
-
Kata-kata Berani Penembak di Gala Dinner Donald Trump
-
Menlu Iran Abbas Araghchi ke Rusia di Tengah Negosiasi Buntu Teheran-Washington
-
Kasus Kekerasan Daycare Yogyakarta, DPR Desak Hukuman Berat dan Audit Total
-
Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, Mendagri Anugerahkan Pemprov, Pemkab, Pemkot Terbaik
-
Dukung KPK Batasi Uang Tunai di Pemilu, PAN: Rakyat Harus Pilih Kapasitas, Bukan Isi Tas
-
Cole Tomas Allen, Penembak Gala Dinner Donald Trump Ternyata Guru Berprestasi
-
Buntut Kasus Little Aresha, Menko PMK Instruksikan Evaluasi Total Daycare se-Indonesia