Suara.com - Viral aksi penganiayaan terhadap seorang wanita muda di sebuah restoran cepat saji. Aksi kekerasan yang dilakukan seorang pria kepada korban dipicu hinaan alien.
Dihimpun dari berbagai sumber, kejadian penganiayaan kepada korban terjadi di restoran cepat saji di Jalan MT Haryono, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Korban, wanita muda yang ditampar dan diludahi oleh pelaku diketahui berprofesi sebagai sales salah satu brand kendaraan roda empat. Akibat perbuatan kepada wanita itu, pelaku terancam 4 tahun penjara.
Baca juga:
Sebelumnya, aksi kekerasan yang tak boleh ditiru, berawal saat si wanita diduga menyebut kata 'alien'. Kata ini dituding sebagai hinaan kepada pelaku.
“Kayak ada alien yang datang di sini,” kata wanita berbaju merah seperti dikutip, Senin (8/4).
Tak terima mendapat hinaan mirip alien, pelaku kemudian membabi buta menyerang korban. Pelaku seperti terlihat dalam video menampar dengan sangat keras mulut korban.
Baca juga:
"Itu mulut," ucap pelaku dengan melayangkan bogem mentah ke arah wajah korban.
Baca Juga: Heboh! Pria Berambut Panjang Diminta Pakai Hijab Saat Masuk Masjid Malaysia
Pelaku bahkan tak hanya satu kali melakukan pemukulan. Saat si wanita berusaha untuk menunduk, pelaku berulang kali terus menyerang kepala korban dengan tangan kosong.
Tak hanya itu, pelaku juga terlihat sempat meludahi kepala wanita itu. Pelaku sempat ditahan oleh rekannya. Namun, setelah sempat menjauhi korban, pelaku kembali lagi dan menghajar wanita malang tersebut.
Video ini pun mengundang banyak komentar pro kontra warganet di platform media sosial X.
Berita Terkait
-
Perkuat Posisi Brand di Pasar Indonesia, Hankook Jadikan Mazda Mitra Distribusi Ban
-
Heboh! Pria Berambut Panjang Diminta Pakai Hijab Saat Masuk Masjid Malaysia
-
Viral Cekcok Pemudik vs Polisi di Pelabuhan Merak, Petugas Dituding Utamakan Bus
-
Hinaan Alien Berujung Fatal! Wanita Muda Jadi Korban Kekerasan: Ditampar dan Diludahi
-
Disebut Mirip Kim Soo-hyun, Gibran Rakabuming: Iya Memang
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta
-
Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo
-
Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem
-
Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi
-
Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena
-
Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor
-
Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh
-
Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena
-
Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan