Suara.com - Artis Sandra Dewi saat ini tengah jadi sorotan publik pasca suaminya Harvey Moeis ditetapkan Kejaksaan Agung (Kejagung) tersangka kasus korupsi timah yang merugikan negara Rp217 triliun.
Terlepas dari kasus hukum yang menimpa sang suami, Sandra Dewi dikenal sebagai sosok artis yang sangat toleransi. Hal itu terlihat di momen Lebaran empat tahun lalu.
Pada Lebaran 2020, Sandra Dewi sangat antusias menyambutnya. Meski tidak merayakan Idul Fitri, Sandra Dewi saat itu menunjukkan bagaimana ia antusias menyambut lebaran yang dirayakan oleh asisten rumah tangganya.
Baca juga:
Pada 21 Mei 2020, lewat unggahan di akun Instagram miliknya, Sandra Dewi menyampaikan dukungan untuk umat muslim yang rayakan Lebaran di tengah kondisi Covid-19.
Ia juga sempat menuliskan bahwa ART-nya merupakan sosok umat muslim yang taat beribadah dan Sandra Dewi sangat kagum untuk itu.
"Terberkatilah saya, punya mbak di rumah rajin sholat dan mengaji.. Ada 2 agama di rumah, Katolik dan Islam."
"Rumah jadi aman, tenang dan terang... Terima kasih Tuhan... Pujian kepadaMu lewat 2 agama di rumah ini tidak akan pernah berhenti," tulis Sandra Dewi saat itu seperti dikutip, Rabu 10 April 2024.
Baca juga:
Baca Juga: Gelar Open House di Rumahnya, Anies Banyak Terima Pesan Pendukungnya, Apa Isinya?
Sandra Dewi lantas memberikan pesan menohok di momen Lebaran 2020. Menurut Sandra, agar lebaran tetap happy, kita harus tetap menjaga mulut dan tangan untuk tidak julid.
"Biar ttp happy jadi mulut & tangannya ga julid," tulis istri Harvey Moeis itu.
Ekspresi Sandra Dewi saat Diperiksa Jadi Sorotan
Pada 4 April 2024, Sandra Dewi diperiksa Kejagung atas kasus korupsi timah yang menyeret suaminya, Harvey Moeis.
Saat datang ke Kejaksaan Agung, publik menyoroti ekspresi Sandra Dewi kepada awak media. Ekspresi itu bahkan jadi sorotan tajam pakar ekspresi Kirdi Putra.
“Sandra Dewi menunjukkan ekspresi yang cukup percaya diri,” ujar Kirdi Putra di kanal YouTube Intens Investigasi, Jumat (5/4/2024).
Berita Terkait
-
Gelar Open House di Rumahnya, Anies Banyak Terima Pesan Pendukungnya, Apa Isinya?
-
Mudik Lebaran 2024: Start Contraflow Tol Japek Dimulai dari KM Lebih Awal, Jangan Terlewat
-
Gibran Berharap Bertemu di Momen Lebaran, Anies: Udah Politiknya Nanti
-
Lebaran Hari Pertama, Gibran Silaturahmi Beserta Keluarganya ke Kertanegara
-
Rayakan Lebaran di Singapura, Syahrini Terciduk Sungkem di Lobi Hotel: Apartemennya Mana?
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Volume Kendaraan Masuk-Keluar DIY via Prambanan Seimbang, Arus Lalu Lintas Masih Ramai Lancar
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
Terkini
-
H-3 Idul Fitri, 40 Ribu Penumpang Tinggalkan Jakarta Lewat Pasar Senen dan Gambir
-
Antisipasi Lonjakan Wisatawan, Kapasitas Parkir Candi Prambanan Ditambah 2 Kali Lipat
-
Dubes Iran Buka Donasi untuk Korban Perang, Apresiasi Dukungan Indonesia
-
Jangan Sampai Ada Korban Lain, Todung Mulya Lubis Desak Pengusutan Tuntas Kasus Andrie Yunus
-
Volume Kendaraan Masuk-Keluar DIY via Prambanan Seimbang, Arus Lalu Lintas Masih Ramai Lancar
-
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Kapolri Pastikan Diusut Tuntas hingga Terang
-
OTT 10 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024, KPK Dorong Integritas Melalui Kabupaten-Kota Antikorupsi
-
Wasiat Politik Ali Larijani untuk Negara-negara Arab: Islam Macam Apa Kalian Ini...
-
Suara Lantunan Al-Qur'an Menggema di Gaza Lawan Dentuman Drone dan Rudal Israel
-
Pemprov DKI Jakarta Antar 689 Warga Kepulauan Seribu Pulang Kampung