Suara.com - Beberapa orang ditembak pada sebuah pertemuan di Kota Philadelphia di bagian timur laut Amerika Serikat pada Rabu sore (10/4/2024) waktu setempat, menurut laporan media lokal yang mengutip sumber-sumber kepolisian.
Penembakan di Philadelphia Barat terjadi pada akhir acara untuk memperingati Idulfitri, hari raya umat Islam setelah bulan suci Ramadhan berakhir.
Baca Juga: Bukan Aksi Teroris, Begini Kronologi Lengkap Penembakan Mako Polda Lampung
Menurut polisi, beberapa orang telah ditangkap dan beberapa senjata ditemukan di lokasi kejadian di Philadelphia, kota terbesar di negara bagian Pennsylvania.
Chrissy Houlahan, anggota Kongres AS untuk Pennsylvania, mengatakan bahwa dia "sangat sedih" mendengar laporan tentang penembakan itu, yang melukai banyak orang di Philadelphia Barat --tempat banyak orang yang merayakan Idul Fitri.
“Saya berterima kasih kepada para petugas pertolongan pertama yang berada di lokasi untuk membantu mereka yang membutuhkan. Ini adalah situasi yang sedang berlangsung, dan saya akan terus memantaunya,” katanya di platform X.
Berita Terkait
-
Gahtan Saleh Hilabi Rekonstruksi Kasus Penembakan, Keterangan Tersangka dan Korban Gak Klop
-
Aksi Doa Bersama dan Tabur Bunga untuk Korban Tragedi Moskow di Kedubes Rusia
-
Polisi di Palembang Tembak dan Tusuk Debt Collector Gegara Nagih Tunggakan Mobil, Aiptu FAN Kini Buron
-
Bertambah, Korban Tewas Serangan Di Moskow Jadi 133 Orang
-
Rusia Tuding Warga Asing Jadi Otak Serangan Mematikan Di Moskow
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana
-
Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'
-
Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi
-
Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!