Suara.com - Kontestasi Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Kabupaten Serang hingga kini belum terdengar. Bila di kota kabupaten lain sudah mulai bermunculan tokoh yang maju di Pilkada 2024, namun di Kabupaten Serang tampak tak ada kemajuan.
Hingga kini, nama yang telah muncul dalam Pilkada Kabupaten Serang baru Mantan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy. Andika dipastikan bakal diusung Partai Golkar sebagai Calon Bupati Serang.
Sedangkan, untuk partai lain belum memunculkan nama bakal calon Bupati Serang yang bakal bertarung di Pilkada Kabupaten Serang yang dijadwalkan berlangsung pada 27 November 2024 mendatang.
Diketahui, pada Pileg 2024 lalu Golkar Kabupaten Serang meraih 11 kursi hingga partai berlambang pohon beringin itu punya peluang mengusung sendiri calon Bupati Serang.
Partai Golkar sudah sejak lama mensosialisasikan Andika Hazrumy sebagai bakal calon Bupati Serang, baik dalam pertemuan dengan kader dan simpatisan partai maupun melalui media kampanye luar ruang.
Ketua DPD PKS Kabupaten Serang, Agus Wahyudiono mengatakan hingga kini partainya belum memastikan nama tokoh yang bakal maju di Pilkada Kabupaten Serang. Hingga kini PKS masih melakukan konsolidasi dengan partai lain.
"Belum ada (calon-red), lagi komunikasi dengan eksternal dan lintas partai," ujarnya dikutip dari BantenNews (Jaringan SuaraBanten.id), Selasa (16/4/2024).
Ketua DPC PDIP Kabupaten Serang Madsuri juga menyatakan bahwa partainya belum menentukan nama bakal calon. Saat ini internal pengurus partai sedang mempersiapkan agenda penjaringan bakal calon kepala daerah.
“Kita mau rapat pengurus dulu untuk persiapan penjaringan. Nanti kita informasikan lebih lanjut,” ujarnya.
Azwar Anas, Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten juga menyatakan bahwa partainya belum memutuskan nama yang bakal diusung maju di Pilkada Kabupaten Serang. Dikatakan, sesuai instruksi, partainya akan segera melakukan penjaringan bakal calon.
“Minggu ini kita akan lakukan penjaringan. Masih ada waktu sekitar dua bulan untuk pendaftaran bakal calon,” ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Bosch Bongkar Penyebab Dewa United Dibungkam Pelita Jaya di Game 2 Semifinal IBL 2026
-
Statistik Gila Perrin Buford: 28 Poin, 12 Rebound, 12 Assist saat Pelita Jaya Hajar Dewa United
-
Maut di Jembatan Bitung: Tokoh Pramuka Banten Tewas Ditabrak Lari Truk, Polisi Buru Pelaku
-
Deretan Ulah Oknum TNI Disorot! Desakan Kembalikan Militer ke Fungsi Pertahanan Menguat
-
Festival Tabuh Bedug Digelar di Teluknaga, Gubernur Banten Dorong Jadi Event Nasional
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!