Suara.com - Mantan ajudan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo (SYL) Panji Hartanto mengaku sempat mengantarkan hadiah kepada Ketua Komisi IV DPR RI Sudin dari mantan atasannya tersebut.
Panji mengungkapkan hal tersebut saat memberikan kesaksian dalam sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan dan penerimaan gratifikasi di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan).
Hadiah berupa jam tangan tersebut diberikan SYL pada 2021 dan 2022. Panji memperkirakan jam tangan itu seharga Rp 100 juta.
"Saya antarkan bersama driver sama patwal ke rumah beliau (Sudin)," kata Panji di ruang sidang Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (17/4/2024).
Lebih lanjut, Panji mengaku jam tangan itu dia terima langsung dari SYL dalam kondisi sudah dibungkus menjadi hadiah untuk diserahkan kepada Sudin.
Selanjutnya pada 2022, Panji mengaku juga menyerahkan hadiah sejenis kepada Direktur Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) Muhammad Hatta yang juga menjadi terdakwa dalam kasus ini.
"Hadiahnya dalam bentuk apa?" tanya jaksa penuntut umum.
"Jam juga," jawab Panji.
Kemudian, Panji juga menyebut SYL memberikan uang Rp 100 juta kepada Hatta.
Baca Juga: Terungkap, SYL Langsung Chat Firli Bahuri Saat Tahu Rumah Dinasnya Digeledah KPK
"Saudara menyampaikan dalam BAP ini ada menyerahkan uang sejumlah Rp 100 juta yang menyerahkan terdakwa Muhammad Hatta, ada itu?" kata jaksa.
"Ingat," ucap Panji.
"Uang dari siapa?" tanya jaksa lagi.
"Dari Bapak (SYL)," sambung Panji.
Namun, Panji mengatakan tidak tahu pasti kepada siapa uang tersebut diteruskan oleh Hatta. Meski begitu, dia menduga uang itu diberikan kepada Sudin.
"Saya ngasih ke Pak Hatta, Pak Hatta yang menyerahkan," ungkap Panji.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Petaka Keluarga Inugami: Kisah Perebutan Warisan yang Mengungkap Rahasia Gelap
-
CIMB Niaga Manjakan Nasabah, Gelar Konser Kejar Mimpi untuk Indonesia 2026
-
Pemerintah Jamin Tak Bakal 'Ngakalin' Putusan MK soal Anggaran MBG
-
Staf Diduga Bocorkan Informasi Perkara, KPK Gandeng Polri untuk Penanganan
-
Ribuan Pendekar PSHT Kepung Mapolrestabes Surabaya, Desak Polisi Tuntaskan Pembacokan Petugas Valet
-
Sering Jadi Lapangan Bola, KAI Tegaskan Lahan di Sisi Rel Bukan Ruang Publik
-
Timnas Indonesia Gilas Timor Leste: Aksi Mitchell 'Haaland' Baker Tutup Pesta Gol Garuda
-
Film Sihir Tanah Kubur Berhasil Mengubah Mitos Lokal Jadi Teror Mengerikan
-
Kasus DBD pada Anak Masih Tinggi, Sekolah Dinilai Jadi Kunci Pencegahan
-
Mal Ramai Pasang Pagar Tinggi, Polda Metro Jaya Ungkap Situasi Jelang Agustus