Suara.com - Viral di media sosial yang memperlihatkan luapan air masuk ke sebuah perumahan elit di kawasan Kota Depok, Jawa Barat baru-baru ini jadi sorotan.
Video viral tersebut diunggah akun instagram @depok24jam. Dalam keterangannya, luapan air hingga menyebabkan banjir tersebut terjadi di perumahan elit yakni Perumahan Mutiara Depok yang berlokasi di Kecamatan Sukmajaya.
Peristiwa luapan air menyebabkan banjir itu terjadi pada Rabu (17/4/2024) malam, saat wilayah Kota Depok diguyur hujan deras.
Baca Juga :
"Luapan air masuk ke Perumahan Mutiara Depok di Kecamatan Sukmajaya semalam. Semoga segera pulih ya. Aamiin," tulis dalam keterangan unggahan tersebut, dikutip Kamis (18/4/2024).
Sontak saja unggahan akun tersebut mendapatkan sorotan dari publik.
"Tempat jalan air malah di bikin perumahan ya gini jadinya ," tulis netizen.
"Depok aja begini ....gimana jakarta ya?," tulis netizen.
"Rumah Elit Resapan Air Sulit," tulis netizen.
Baca Juga: Link Tes Ujian Bucin Google Form yang Viral di TikTok, Bisa Lewat HP
"Mutiara, itu dulu kebon yang tanahnya basah atau daerah resapan, eh dibikin perumahan... banjir di belakang + longsor di depan," tulis netizen.
Sebelumnya juga, hujan yang mengguyur wilayah Kota Depok, Jawa Barat, baru-baru ini viral di media sosial lantaran menyebabkan genangan air atau banjir.
Apalagi, banjir tersebut diketahui sering dirasakan oleh warga Depok khususnya pengendara motor.
Mereka mengaku sudah lelah dengan kondisi banjir setiap hujan turun itu, lantaran motor yang dikendarai sering mogok saat melewati jalan tersebut.
Informasi itu viral di media sosial yang memperlihatkan kondisi jalan di wilayah Mampang, Depok, Jawa Barat banjir setiap hujan deras turun.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar