Suara.com - Koordinator juru bicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, merasa tidak ada masalah bagi siapapun yang ingin maju menjadi calon gubernur Jakarta.
Herzaky sekadar mengingatkan bahwa keinginan ikut Pilkada tersebut harus dibarengi dengan kendaraan politik.
Hal itu ia sampaikan menanggapi peluang Partai NasDem mengusung Anies Baswedan menadi bakal calon gubernur Jakarta. Herzaky menegaskan hal tersebut menjadi hak Partai NasDem.
"Itukan hak partai masing-masing. Kita lihat saja dinamika, dapat kursi atau tidak. Hari ini kita bicara mau maju tapi apakah ada perahu atau tidak, tidak spesifik ya ke nama yang tadi tetapi kepada nama siapapun," tutur Herzaky kepada wartawan, Jumat (19/4/2024).
Partai Demokrat, ditegaskan Herzaky mempersilakan kepada siapapun yang memiliki keinginan maju sebagai calon kepala daerah. Sebab hal itu menjadi hak masing-masing.
"Tapi kita lihat dinamika nanti siapa yang punya kursi, siapa yang mendapatkan perahu dan siapa yang tidak. Bagi Demokrat yang penting kita biarkan proses demokrasi ini berjalan dengan baik dengan alami, tidak perlu ada yang dihalang-halangi," kata Herzaky.
"Kalau memang bagus ayok, biarkan saja. Tapi kalau katakanlah tidak ada yang mengusung, ya mohon maaf gitu loh," sambungnya.
Berita Terkait
-
Sebut Level Politik Turun kalau Jadi Cagub, FPI Yakin Anies Bisa Jadi Presiden jika Gugatan Dikabulkan MK
-
Khoirudin PKS Tak Tertarik Maju di Pilgub Jakarta 2024, Malah Rekomendasikan Politisi Ini
-
Anies Baswedan Digadang-gadang Maju Lagi di Pilkada DKI, FPI: Tunggu Putusan MK
-
Soal Peluang Usung Anies Lagi Cagub DKI Jakarta, Tak Disangka Begini Respons Sekjen Gerindra
-
Baca Buku Revolusi, Anies Baswedan: Gak Ada Pesan Tersirat, Pesannya Jelas
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir