Suara.com - Peristiwa kontroversial mewarnai pasar malam Graha pada Jumat malam (19/4/2024) saat video viral menunjukkan pertunjukan DJ dengan penari erotis di atas panggung lapangan terbuka Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut).
Kekhawatiran muncul bukan hanya dari pakaian seksi penari, tetapi juga kehadiran anak-anak di bawah umur yang terpapar pertunjukan tersebut. Apalagi terlihat pula botol minuman keras yang berserakan di sekitar lokasi setelah acara semakin memperparah situasi.
Ketua lembaga pemerhati perlindungan anak Indonesia Kabupaten Asahan, Suyono, yang mengecam kejadian tersebut sebagai pelanggaran terhadap ketertiban di tempat umum.
"Pertunjukan ini tidak pantas untuk dilihat oleh anak-anak, apalagi di area publik. Saya sangat menyayangkan kejadian ini dan mendesak agar pihak berwenang mengambil tindakan tegas," ujar Suyono kepada media dilansir 22 April 2024.
Selain itu, Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mengecam keras pertunjukan tari erotis di pasar malam Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.
Acara ini dinilai tidak mendidik dan berpotensi mengandung unsur pornografi, apalagi digelar di tempat terbuka dan mudah diakses anak-anak.
Baca juga:
Viral Aksi STY dengan Bendera Merah Putih, Warganet: Sederhana Tapi Towel Marah
Viral Siswa SMP Buat Video Tanpa Busana di Manado, Polisi Serahkan RM ke PPA
Ketua Umum Komnas PA, Hery Chariansyah, menegaskan bahwa hiburan tersebut telah melanggar Undang-Undang Pornografi dan Undang-Undang Perlindungan Anak. Ia juga menemukan bukti adanya pesta minuman keras di lokasi acara, memperparah situasi.
“Hiburan tersebut tidak mendidik dan dapat dikualifikasikan sebagai perbuatan pornografi, apalagi dilakukan di tempat terbuka pada hiburan pasar malam, sehingga kemungkinan bisa ditonton anak-anak dan remaja,” ujar dilansir dari Antara, Senin (22/4/2024).
Komnas PA mendesak proses hukum terhadap penyelenggara acara dan menuntut peninjauan kembali status Kabupaten Asahan sebagai Kabupaten Layak Anak. Koordinasi dengan Pemkab Asahan dan Polres Asahan akan dilakukan untuk mengawal proses hukum.
Berita Terkait
-
Selamat! Alyssa Soebandono Melahirkan Anak Ketiga, Nama Anaknya Indah Banget
-
Pria Pontianak Tendang Anak Kucing Sampai Terpental Tak Berdaya, Warganet Cari Akun Pelaku!
-
Pendidikan dan Karier Cemerlang Ega Prayudi, Anak Angkat Tukul Arwana Sukses Jadi Perwira Polisi
-
Bolak-balik Liburan ke Luar Negeri, 7 Anak Artis Ini Jago Bahasa Inggris Sejak Kecil
-
Lagi Diciumi Ibu, Zara Anak Ridwan Kamil Malah Dikira Punya Tato
Terpopuler
- 6 Sepatu Adidas Diskon 60 Persen di Sports Station, Ada Adidas Stan Smith
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 7 Sabun Muka Mengandung Kolagen untuk Usia 50-an, Bikin Kulit Tetap Kencang
- 15 Merek Ban Mobil Terbaik 2025 Sesuai Kategori Dompet Karyawan hingga Pejabat
Pilihan
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
-
Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak
-
Polemik RS dr AK Gani 7 Lantai di BKB, Ahli Cagar Budaya: Pembangunan Bisa Saja Dihentikan
Terkini
-
Bercak Darah di Pohon Jadi Saksi Bisu, Ini Kronologi Aktor Gary Iskak Tewas dalam Kecelakaan Maut
-
Polri Buka Posko Bantuan Bencana Demi Pastikan Donasi Tepat Sasaran, Ini Call Center dan Alamatnya
-
Gasak Empat Ponsel, Joki dan Eksekutor Pencuri Rumah Kosong di Mampang Keok Diciduk Resmob!
-
Driver Taksi Rudapaksa Penumpang, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Perempuan Hidup Dalam Rasa Tak Aman
-
BPJS Kesehatan Butuh Dukungan Banyak Pihak untuk Mencegah Terjadinya Fraud JKN
-
Update Terbaru Banjir Bandang dan Longsor Agam: 86 Orang Meninggal, 88 Orang Hilang, 2.500 Mengungsi
-
Program JKN Sukses, Delegasi Afrika Datangi BPJS Kesehatan untuk Belajar
-
Tangguh Jaga Inflasi 2025, Pemprov Jateng Pertahankan Prestasi TPID Terbaik Tingkat Provinsi
-
Longsor Susulan di Silaiang Bawah, 1 Prajurit TNI AD Gugur dan 2 Hilang saat Evakuasi!
-
Antrean Bansos Mengular, Gus Ipul 'Semprot' PT Pos: Lansia-Disabilitas Jangan Ikut Berdesakan