Suara.com - Raut wajah Saeful (42), terlihat begitu kegirangan saat motornya yang sempat hilang 2 bulan lalu kini telah ditemukan oleh pihak Polsek Tambora, Jakarta Barat.
Mulanya, Saeful yang datang bersama dengan istri langsung menuju ruang pelayanan Polsek Tambora. Di tembok kaca ruang tunggu tersebut tertempel kertas pengumunan terkait jenis dan nomor rangka serta nomor mesin kendaraan yang telah ditemukan.
“Alhamdulillah ya Allah, nih mah. Sama nomor mesinnya. Alhamdulliah masih rezeki,” katanya kegirangan di Polsek Tambora, Selasa (23/4/2024).
Setelah mencocokan data di kertas yang tertempel pada dinding kaca tersebut, Saeful mulai mencari motornya. Ia hampir tidak mengenali Honda Beat putih miliknya.
Satu demi satu motor hasil curian yang ada di Polsek Tambora disusurinya. Ternyata motor miliknya berada didekat dirinya saat melihat pengumuman di kertas yang ditempel pada ruang kaca tersebut.
“Oh ini nih. Bener ini motor saya, tuh nomor mesin sama nomor rangkanya sama,” katanya.
Saeful menceritakan ia bisa sampai kehilangan motor akibat berteduh di sebuah warung usai narik ojek online. Saat itu, kata Saeful, kondisi cuaca sedang hujan deras. Akibat takut sakit, Saeful memilih neduh di sebuah warung.
“Saya inget betul kejadiannya bulan Februari, mau subuh waktu itu. Jadi saya neduh, ada 5 motor saat itu, motor saya kehalang mobil,” kata Saeful.
Meski sudah ditemukan, Saeful mengaku kondisi motornya sudah berubah total. Bahkan ia sendiri sudah tidak mengenali kuda besinya.
Perubahan signifikan terjadi pada bagian plat nomor dan bodi motor. Dulu motor tersebut dipenuhi banyak stiker.
Kemudian yang membuat motornya berbeda dengan motor lainnya, yakni adanya lampu tambahan seperti lampu kabut yang menempel di breket besi yang sengaja ia pasang.
“Kemarin nih ada lampu tambahannya jadi saya emang pakai breket besi tapi ini udah gak ada. Stikernya juga udah gak ada. Plat nomornya juga palsu itu,” jelasnya.
“Kulit jok juga udah diganti. Ban sama velgnya juga sudah diganti nih. Meski pakai ban baru, kemarin motir saya pake ban donat punya Honda Scoppy,” tambahnya.
Meski membuatnya sedkit kecewa atas perubahan yang dilakukan oleh para tersangka. Namun rasa kebahagiannya lebih besar.
“Tapi gak apa-apa yang penting nih motor udah balik,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Dulu Kendarai Mobil Mewah, Gaji Pokok Bharada E Menjelang Nikah Ternyata Tak Cukup untuk Beli Honda Beat
-
Menguak Gaji Pokok Bharada E yang Putuskan Menikah, Tak Cukup Buat Beli Honda BeAT dalam 6 Bulan
-
Senyum Sumringah Pendeta Gilbert saat Gunakan Jam Tangan Seharga Puluhan Honda BeAT, Netizen: Sederhana Tapi...
-
Dikira Bukan Penyanyi, Intip 5 Lagu Upbeat Vidi Aldiano yang Asik Didengar
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat
-
Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi
-
ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan
-
Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut
-
Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam
-
Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim
-
Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi
-
Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup
-
Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar
-
Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil