Suara.com - Emak-emak yang viral karena kerap ngamuk saat minta-minta di rumah-rumah warga kini diamankan Satpol PP Kota Bogor. Emak-emak berkerudung tersebut sebelumnya sudah jadi intaian warganet hingga gerak-geriknya dipantau.
Imbasnya, ia langsung mendapat penolakan warga di berbagai daerah. Warga yang marah bahkan ada yang mengusirnya dengan kasar.
Namun sepak terjangnya berakhir di Bogor karena Satpol PP Kota Bogor menangkapnya dan membawanya ke Dinas Sosial yang rencananya akan dibawa ke Rumah Sakit Ketergantungan Jiwa Marzuki Mahdi Kota Bogor.
Saat ditangkap Satpol PP dan warga, emak-emak yang biasanya garang memarahi warga ini menangis. Namun tetap tak meninggalkan perkataannya yang banyak.
“Bapak RW, bapak RT ini katanya kalau ibu ini datang ke sini, usir. Mudah-mudahan ada hidayah dari Allah nanti, orang-orang yang mengusir saya,” ujar si emak-emak viral sambil menangis sesenggukan seperti yang diunggah di akun Satpol PP Kota Bogor, Minggu (29/4/2024).
Ia pun tahu bahwa dirinya viral dan mendoakan orang-orang yang mengusirnya mendapatkan balasan yang setimpal.
Namun petugas Satpol PP pun menepuk-nepuk bahunya dan meminta ibu tersebut untuk istirahat dengan alasan takut nanti di jalan ada apa-apa.
Setelah berbicara baik-baik dengan ibu tersebut, Satpol PP pun menggiringnya naik ke mobil patroli. Ibu tersebut menurut tanpa perlawanan.
Melihat video ini warganet pun tak semuanya marah dan geram pada ibu ini. Ada juga yang merasa kasihan dengannya.
Baca Juga: Geger! Viral Video Tak Senonoh Diduga Loly dan Vadel Badjideh
“sebenernya kasian liatnya , tp ngeliat sikapnya meresahkan. semoga sehat, lancar rezekinya ibu supaya bisa dagang dan ga minta minta lagi, sedih liat ibunya pas di usir kita gatau apa yang dipikiran ibunya, doain aja gais yg baik baikk,” ujar @bung***
“Ternyata, kalau ngobrol dengan santai dia bisa cerita apa keluh kesahnya,” ujar @where***
“Aku malah kasiah lohhh ibu semogga ibu menemukan tempat yang baik ya Bu,” ujar @rais***
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?