Suara.com - Seorang pendaki terekam video menyalakan flare di Puncak Alap-alap Gunung Andong, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (1/5/2024).
Dalam video yang dibagikan akun Instagram @kabarnegri, terlihat sekelompok remaja berada di puncak Alap-alap Gunung Andong.
Mereka kemudian menyalakan flare dan meletakkannya di atas tugu puncak Alap-alap. Mereka pun bergantian berfoto di depan flare yang mengeluarkan asap berwarna oranye itu sembari membawa plang nama.
Baca Juga:
Viral TKW di Hongkong Damprat Oknum Bea Cukai: Gamis Rp 200 Ribu Didenda Rp 9 Juta
Asap dari flare itu pun menyelimuti puncak Alap-alap hingga membuat pendaki yang lain merasa terganggu.
Sejumlah pendaki lain juga terlihat memperhatikan tingkah mereka dengan tatapan sinis.
Sebagai informasi, penggunaan flare merupakan pelanggaran yang berpotensi merusak dan mengganggu ekosistem flora dan fauna.
Unggahan tersebut pun ramai komentar dari warganet. "Masak kayak gitu gak ada satupun yang berani negur rek?," komen akbar***.
Baca Juga: Link Ujian Seberapa Jahatnya Kamu Google Form Terbaru, Cek Melalui Tes Ini
"Orang-orang yang disana itu nggak ada yang berani gaplok mereka apa ya," imbuh matala***.
"Kalau gue yang disitu langsung kutegur, itu sangat mengganggu kenapa gak ditegur dan dilaporin ke petugas di basecamp," kata mas***.
Baca Juga:
Viral Sopir Angkot Bernapas Pakai Selang Oksigen, Publik Nangis: Tetap Berjuang Cari Nafkah!
"1 kata buat yang nyalain, norak," komen notur***.
"Orang baru yang butuh pengakuan di story," kata bg***.
"Jangan bolehin naik gunung manapun," komen adiwir***.
Kontributor : Fisca Tanjung
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian