Suara.com - Seorang pengendara motor yang melanggar aturan di salah satu Ruang Terbuka Hijau (RTH) viral di media sosial. Diperingatkan karena melanggar aturan melintas di pedestrian untuk pejalan kaki, pengendara ini justru tak mengindahkan peringatan hingga terjadi gesekan antara petugas dan pengendara.
Mengutip Twitter @Pai_C1, Jumat (3/5/2024), awalnya pengendara motor listrik ini nekat menaiki pedestrian yang ada di RTH. Saat itu terdapat petugas yang sedang berjaga dan meminta pengendara memutar balik.
Bukannya mengaku salah, pengendara ini justru menantang petugas dan menggeber motornya hingga membuat petugas mundur. Meski begitu, petugas enggan menepi dan tetap menghadang pengendara ngeyel.
"Puter balik, puter balik!. Ini trotoar," ujar petugas menahan laju motor.
Baca Juga:
Resmi Jadi WNI, Maarten Paes 'Dilarang' FIFA Bela Timnas Indonesia?
Ruben Onsu Bongkar Sifat Asli Sarwendah yang Bikin Kesal, Kini Pilih Pisah Rumah
"Bodo amat!" balas pengendara motor sambil emosi.
"Ngapain direkam," ujar pengendara sambil mengoceh.
"Bang, bang, sabar. Ya abang sabar enggak kayak gitu," ujar pertugas lain mengingatkan.
Pengendara tersebut terus mencoba mendesak para petugas menepi dari trotoar, hingga akhir video pengendara tersebut masih terus mengomel di atas trotoar.
Reaksi pengendara tersebut banyak mendapat hujatan. Bagaimana tidak, posisi pria yang naik ke pedestrian khusus untuk pejalan kaki malah menggunakan motor seenaknya di akses jalan tersebut.
"Semoga ditangkep ya mukanya udah jelas banget nih," kata salah satu netizen.
"Cabut aja koncinya pak," kata lainnya.
"Kenapa sih pelanggar tuh kalau ditegur malah lebih galak?" tanya netizen lain mengingatkan.
"Yang gini mau berkendara tapi tak peduli dengan aturan," kata lainnya.
Seperti diketahui, pengendara motor di Indonesia dianggap masih belum sepenuhnya peduli dengan aturan. Bahkan trotoar atau pedestrian kerap diserobot pengendara yang bukan haknya untuk melintas.
Beberapa antisipasi sebenarnya sudah dulakukan oleh pihak berwajib, kendati begitu masyarakat masih tak mampu menjalani dan mematuhi aturan yang ada. Dengan demikian, karakter pribadi seseorang merupakan hal utama untuk dibawa ketika berkendara di jalan raya.
Berita Terkait
-
Kolaborasi dengan Artis Korea Makin Dilirik, KACA 2026 Umumkan Deretan Pemenang
-
Iri Tetangga Punya Mobil Baru? Video Emak-Emak Buang Kunci Portal Viral
-
2 Pemuda di Medan Terancam Pidana 6 Tahun dan Denda Rp60 M Usai Isi Pertalite Pakai Jeriken
-
Wajib Tahu! Ini 4 Perubahan Aturan yang Akan Diterapkan di Piala Dunia 2026
-
Pertamax dan Pertalite Trending, Publik Keluhkan Antrean Panjang serta Dampak BBM Mahal
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi
-
3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan
-
Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa
-
Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?
-
Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto
-
Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang